BolaSkor.com - Kebijakan baru diambil PSSI berkait dengan nasib keputusan kompetisi baik Liga 1 dan 2 musim ini. Terbaru otoritas tertinggi sepak bola Tanah Air memutuskan status force majeure untuk dua ajang tersebut.

Dampak penyebaran Virus Corona (COVID-19) jadi faktor dan alasan utama PSSI mengeluarkan surat keputusan yang ditanda-tangani langsung Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Berdasarkan surat itu, periode Maret hingga Juni 2020 ditetapkan sebagai force majeure.

Ada poin yang cukup krusial. Yakni klub diperbolehkan untuk melakukan perubahan kontrak kerja yang telah disepakati dengan pemain atau ofisial, atas kewajiban membayar gaji 25 persen dari nilai kontrak yang sudah disepakati.

Baca Juga:

Manajemen Persib Bicara soal Gaji Pemain dan Nasib Sponsor Akibat Penundaan Liga 1 2020

PSSI Putuskan Kompetisi Bisa Dihentikan dengan Syarat

Salah satu kontestan, PSS Sleman bakal menggelar rapat darurat, Sabtu (28/3). Hal itu disampaikan sang manajer, Danilo Fernando.

"Kita akan menggelar rapat dengan Pak Marco (Garcia Paulo, CEO PSS) besok. Kita akan membahas jangka pendek dulu, termasuk itu masalah kontrak, gaji pemain, dan program latihan," kata Danilo saat dihubungi BolaSkor.com, Jumat (27/3).

PSS Sleman sendiri sedang menjalani libur latihan hingga 30 Maret mendatang. Namun, kemungkinan besar kebijakan itu akan diperpanjang.

"Sekarang kita harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan terlebih dulu. Termasuk juga pemain, pelatih dan ofisial, sehingga lebih baik memang menunggu virus ini hilang," ujar mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut. (Laporan Kontributor Muhammad Fadly/Yogyakarta)