BolaSkor.com - Liverpool melakukan salah satu comeback dramatis dalam sejarah sepak bola Eropa. Tertinggal agregat gol 0-3 dari leg pertama, The Reds menang 4-0 di Anfield melawan Barcelona di leg dua semifinal Liga Champions, Rabu (8/5) dini hari WIB.

Tanpa Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Jurgen Klopp menurunkan Xherdan Shaqiri dan Divock Origi di lini depan untuk melengkapi trisula bersama Sadio Mane dalam taktik 4-3-3. Sementara Barcelona tetap dengan formasi 4-4-2 dan pemain yang sama seperti leg pertama.

Liverpool, yang harus mengejar ketertinggalan agregat gol 0-3, langsung tancap gas memberikan tekanan sejak pertandingan dimulai. Gol cepat yang diharapkan seluruh fans dan pemain Liverpool tercipta di menit tujuh.

Seisi Anfield langsung bergemuruh kencang menyambut gol dari Origi yang menyambar bola rebound hasil tepisan Marc-Andre ter Stegen, setelah sang kiper menepis tendangan Jordan Henderson. 1-0 Liverpool unggul, pertandingan langsung berjalan seru.

Baca Juga:

Legenda Liverpool Sebut Luis Suarez Seperti Tikus

Liverpool Pantang Menyerah, Pertahanan Barcelona akan Diuji di Anfield

Gol Divock Origi

Barca memang menyerap seluruh tekanan yang diberikan Liverpool di Anfield. Mereka tampak siap menghadapinya dan tetap dengan rencana: coba bermain efisien, membangun serangan dengan rapih, dan melancarkan serangan balik cepat.

Barca tahu Liverpool keluar menyerang dan mereka nyaris menambah keunggulan agregat gol melalui dua peluang emas Philippe Coutinho (15') dan Lionel Messi (18'). Dua sepakan mereka tepat sasaran, namun, Alisson mengagalkan tendangan keduanya.

Pertandingan benar-benar berjalan terbuka di babak pertama ini. Ter Stegen dan Alisson tidak punya waktu 'santai' karena mereka harus waspada dan peka terhadap serangan yang bisa tiba kapan pun. Tidak hanya pamer kualitas kedua tim, tensi laga juga panas.

Dua kartu kuning sudah dikeluarkan wasit asal Turki, Cuneyt Caykir, untuk Fabinho dan Sergio Busquets - dua gelandang bertahan masing-masing tim. Tidak ada lagi gol yang tercipta hingga paruh pertama berakhir dan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Fans Liverpool bisa berharap banyak adanya keajaiban terjadi di babak kedua karena gol cepat tersebut. Liverpool butuh tiga gol lagi - tanpa balas - untuk bisa memastikan tiket langsung ke final Liga Champions.