BolaSkor.com - Duel dahsyat bakal tersaji di Stadion Etihad, Jumat (4/12) dini hari WIB. Sang pemuncak klasemen, Liverpool akan menantang peringkat kedua sekaligus juara bertahan, Manchester City.

Tidak cuma itu, pertarungan sengit juga akan terjadi antara dua kiper mahal yang sama-sama berasal dari Brasil, Ederson dan Alisson Becker.

Di timnas Brasil, Alisson adalah kiper utama sedangkan Ederson merupakan pelapis. Namun Ederson tentu unggul dari sisi pengalaman di Premier League.

Baca Juga:

Hampir Tidak Memiliki Kelemahan, Liverpool di Ambang Akhiri Penantian 29 Tahun

Statistik Dahsyat yang Bawa Liverpool ke Puncak Premier League

Ederson
Ederson (zimbio)

Ederson berkontribusi besar membawa Manchester City menjadi kampiun Premier League musim lalu. Dia disebut sebagai kepingan yang selama ini dicari oleh Pep Guardiola.

Hal serupa musim ini bagi Alisson. Eks kiper AS Roma ini juga dinilai langsung memiliki pengaruh luar biasa di lini pertahanan Liverpool. Musim lalu, posisi kiper selalu menjadi masalah bagi The Reds. Masuknya Alisson adalah solusi dari masalah tersebut.

Lalu, siapa yang lebih baik? Berikut komparasi antara dua kiper Brasil yang akan saling berhadapan di Stadion Etihad nanti.


Penyelamatan

Musim ini Alisson menjadi raja clean sheet. Hingga pekan ke-20, Alisson sudah mencatat 12 clean sheet dan hanya kebobolan delapan kali. Sedangkan Ederson baru mengemas delapan clean sheet dan kebobolan 18 kali.

Dengan solidnya lini belakang dan kekokohan Alisson, Liverpool saat ini berpeluang mencatatkan rekor pertahanan terbaik dalam sejarah Premier League. Hingga saat ini, Alisson bermain sesuai dengan harapan tinggi yang dibebankan kepadanya. Hingga 20 laga musim ini, dia sudah melakukan 46 penyelamatan atau 11 lebih banyak daripada Ederson.

Ederson-Alisson
(sky sports)

Dalam urusan persentase penyelamatan, Alisson merupakan nomor satu di Premier League saat ini dengan 84,9 persen, yang merupakan tertinggi di antara kiper yang sudah menjalani lebih 1.000 menit bermain. Sedangkan Ederson hanya mencatat 68,6 persen.

Sebagai perbandingan, musim lalu yang menjadi kiper dengan persentase terbaik adalah David De Gea dengan 80,3 persen.


Distribusi

Ederson dan Alisson memiliki kesamaan yang menjadi keunggulan dibandingkan kiper lain. Keunggulan yang sudah menjadi kebutuhan dalam sepak bola modern, yaitu kemampuan mengolah bola dengan kaki.

Saat Liverpool melawan Arsenal, umpan akuratnya kepada Roberto Firmino menjadi awal terciptanya gol keempat Liverpool. Itu hanyalah salah satu contoh apa yang bisa dilakukan Alisson.

Tak berbeda jauh dengan Alisson, Ederson juga acap mendapatkan pujian terkait keakuratan melepaskan umpan. Faktor ini pula yang membuat Ederson digaet oleh Pep Guardiola.

Kedua kiper asal Brasil ini bisa dikatakan memiliki kemampuan setara dalam hal distribusi bola dan menjadi bagian dalam pembangunan serangan tim mereka.

Namun dari sisi statistik, musim ini Ederson di atas kertas lebih baik ketimbang kompatriotnya. Ederson masih berada di urutan teratas dalam hal distribusi kiper dengan 504 umpan sukses dan rata-rata kesuksesan mencapai 82,7 persen. Sedangkan Alisson sudah melepaskan lebih banyak umpan (566), namun dengan tingkat sukses 78,8 persen.

Alisson Becker
Alisson Becker (zimbio)

Kesalahan

Dengan sistem permainan Liverpool dan Manchester City yang menjadikan kiper sebagai bagian dalam pembangunan serangan, risiko membuat kesalahan sangatlah tinggi.

Kesalahan biasanya terjadi akibat kesalahan umpan, pemilihan waktu, dan penempatan posisi. Bagi Ederson, permainan agresifnya, kerap maju meninggalkan areanya memang bisa berbuah positif, tapi juga sebaliknya.

Sedangkan Alisson, di musim perdananya sudah melakukan paing tidak dua kesalahan fatal yang semua berawal dari kegagalannya menjinakkan bola yang seharusnya mudah diamankan.

Tentu saja kedua kiper berharap mereka tidak akan melakukan kesalahan serupa pada laga nanti.