BolaSkor.com - Manchester United telah berada di jalur yang benar sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Pandangan tersebut diungkapkan mantan bek Setan Merah, Rafael da Silva.

Rafael yang tujuh musim membela Manchester United memang tidak pernah bermain di bawah asuhan Solskjaer. Namun ia masih bisa melihat perubahan mantan klubnya tersebut ke arah positif.

Pemain berkebangsaan Brasil itu bahkan menilai kepemimpinan Solskjaer jauh lebih baik ketimbang saat Manchester United ditangani Louis van Gaal pada periode 2014 hingga 2016. Kebetulan Rafael punya pengalaman bermain di era tersebut.

Baca Juga:

Manchester United Kehilangan 'Ilmu Hitam' dalam Urusan Transfer Pemain

Ole Gunnar Solskjaer Tegaskan Manchester United Tak Butuh Bek Tengah Baru

Alasan Mengapa Manchester United Diberikan Penalti Kontra Brighton meski Laga Telah Berakhir

Louis van Gaal dan Rafael da Silva

Sosok Van Gaal jugalah yang memaksa Rafael hengkang dari Old Trafford. Ia hengkang pada musim panas 2015 setelah satu tahun bermain di bawah asuhan Van Gaal.

Rafael bahkan sebenarnya sudah diminta pergi hanya dua hari sejak kedatangan Van Gaal. Padahal ia merupakan salah satu bek kanan andalan Sir Alex Ferguson.

"Dia adalah salah satu orang terburuk yang pernah bekerja dengan saya. saya bahkan tidak punya kesempatan untuk menunjukkan sepak bola saya kepada Van Gaal dalam latihan," kata Rafael kepada The Athletic.

Setiap hari setelah makan, dia akan berbicara kepada semua orang selama 15 menit tentang pelatihan, kehidupan, dan segala hal. Dia ingin menunjukkan bahwa dia bisa berbicara tapi dengan segala hormat, itu semua omong kosong."

Sementara terkait Solskjaer, Rafael menilai langkah yang diambilnya sudah benar. Pria berkebangsaan Norwegia itu memang coba mengembalikan mentalitas klub seperti saat era Sir Alex.

Rafael meminta fans Manchester United bersabar menunggu buah kerja keras Solskjaer. Ia tak habis pikir dengan banyaknya kritikan dan tuntutan untuk mengganti sang manajer.

Ole Gunnar Solskjaer

"Saya suka Ole dan cara dia bekerja. Saya tidak mengatakan dia adalah manajer terbaik di dunia tetapi dia melakukan pekerjaannya dengan cara yang biasa dilakukan sebelumnya," kata Rafael lagi.

"Saya tahu banyak suporter tidak akan setuju dengan saya tentang ini, tetapi orang perlu tahu bahwa Ole tidak ingin membunuh Manchester United. Dia ingin membeli pemain tetapi dengan cara yang benar."

"Dia tidak ingin membeli sembarangan seperti yang kami lakukan selama lima atau enam tahun," tegas Rafael.

Secara prestasi, Van Gaal masih lebih unggul dari Solskjaer karena mampu mempersembahkan satu trofi Piala FA. Namun The Baby Faced Assassin masih punya waktu untuk melampaui torehan tersebut.