BolaSkor.com - Penggawa SPAL, Manuel Lazzari, tengah bersinar di Serie A 2018-2019. Meski tanpa catatan gol, namun sang pemain punya umpan akurat untuk rekan-rekannya.

Manuel Lazzari memang masih asing di telinga pecinta sepak bola. Selain tidak mendapatkan banyak sorotan dari media, sang pemain juga hanya memperkuat tim kecil di Serie A, SPAL.

Manuel Lazzari memulai kariernya di tim lokal, UC Montecchio Maggiore. Terus menunjukkan bakat gemilang, Lazzari diboyong AC Delta Porto Tolle pada awal Juli 2011. Meskipun, dua tahun berselang Lazzari kembali berganti klub dengan menuju AC Giacomense.

Perjalanan karier Lazzari sempat stagnan. Bahkan, SPAL memboyong sang pemain pada 2013 dengan status cuma-cuma.

Perjalanan karier pemain 25 tahun tersebut berubah drastis pada musim ini. Bermain dari posisi sayap kanan, Lazzari menjadi pemain dengan catatan assist terbanyak tanpa torehan gol. Sejauh ini, sang pemain telah menorehkan tujuh assist.

Tidak heran, Manuel Lazzari pernah dipanggil Roberto Mancini untuk menghadapi Polandia dan Portugal. Saat itu, ia mengalahkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Alessandro Florenzi, Matteo Darmian, Mattia De Sciglio hingga Danilo D'Ambrosio.

"Bagi saya, ini seperti mimpi. Saya tidak pernah membela timnas Italia junior. Bermain di sini merupakan kebanggan dan saya berharap mimpi ini terus berlanjut," jelas Lazzari saat itu.

Baca juga:

Mengenal Joao Felix, Talenta Terbaik Portugal setelah Cristiano Ronaldo

Luka Jovic, Bocah Pelahap Donat Calon Penerus Luis Suarez

Manuel Lazzari

Masuknya Lazzari ke timnas Italia sudah diprediksi pelatih SPAL, Leandro Semplici. "Lazzari mungkin tidak dikenal banyak orang, namun dia telah membuktikannya setiap tahun. Dalam beberapa tahun ke depan dia akan berada di tim yang sangat penting," jelas Semplici.

Menurut catatan Whoscored, Lazzari punya kelebihan dalam hal dribel, umpan silang, umpan kunci dan konsentrasi. Elemen tersebut menjadikannya sebagai bek sayap kanan yang kuat.

Dari 24 laga di Serie A, Lazzari menorehkan umpan sukses sebesar 84,2 persen. Selain itu, ia juga rata-rata memenangi 0,3 duel per pertandingan.

Saat ini, Roberto Mancini tidak memanggil Lazzari untuk memperkuat Gli Azzurri pada laga kualifikasi Piala Eropa 2020. Namun, bisa dimaklumi karena Lazzari baru saja pulih dari cedera.

Kini, tak ada kata terlambat bagi Manuel Lazzari untuk kembali ke performa terbaiknya. Tentunya, sang pemain ingin membuka keran assist pada timnas Italia.