BolaSkor.com - Manajer asal Argentina, Mauricio Pochettino, mengaku tidak memiliki dendam kepada Jose Mourinho yang mengisi tempatnya di Tottenham Hotspur. Pochettino justru senang Mourinho adalah orang yang dipilih menggantikannya.

Mauricio Pochettino adalah orang yang membangun Tottenham Hotspur sejak 2014. Pochettino dikenal sebagai pelatih yang pandai memanfaatkan pemain yang tersedia. Apalagi, Tottenham tidak punya kekuatan finansial seperti raksasa Premier League lainnya.

Baca Juga:

Rencana Transfer Barcelona Ada di Tangan Pochettino

Diminta Jadi Manajer Newcastle United, Mauricio Pochettino Punya Satu Syarat

Dibidik Newcastle, Mauricio Pochettino Malah Ingin Balik ke Tottenham Hotspur

Mauricio Pochettino

Puncaknya, Pochettino membawa The Lilywhites hingga final Liga Champions musim lalu. Sayang, Harry Kane dan kawan-kawan dikalahkan Liverpool.

Setelah itu, performa Tottenham Hotspur merosot tajam. Tottenham terlempar dari empat besar Premeir League. Manajemen klub pun memutuskan mendepak Mauricio Pochettino dan menggantikannya dengan Jose Mourinho.

"Saya sangat senang Jose Mourinho di Tottenham Hotspur menggantikan saya. Saya juga senang meninggalkan Tottenham pada kondisi saat itu. Morinho pasti akan sangat berterima kasih soal cara kami membangun tim yang sekarang di bawah kuasanya," kata Pochettino kepada Guardian.

Hubungan Mauricio Pochettino dengan Jose Mourinho mulai terjalin ketika keduanya masih di LaLiga. Pochettino menukangi Espanyol, sedangkan Mourinho memimpin Real Madrid.

"Dia berada di Real Madrid. Kemudian, saya mengatakan: 'Oh, mungkin suatu hari nanti saya bisa menggantikan tempatnya di Real Madrid,' tetapi lihat bagaimana kehidupan berjalan. Dia mengambil tempat saya di Tottenham. Tidak bisa dipercaya bukan?"

Mauricio Pochettino dikabarkan menjadi calon terkuat manajer anyar Newcastle United. Calon pemilik baru Newcastle, Mohammed Bin Salman, menempatkan Pochettino sebagai buruan teratas. Selain itu, ada juga nama Massimiliano Allegri.