BolaSkor.com - Chelsea mengakhiri musim 2020-2021 dengan fantastis melalui keberhasilan memenangi titel Liga Champions. The Blues menang 1-0 atas Manchester City di final yang dihelat di Estadio Do Dragao, Minggu (30/05) dini hari WIB.

Gol semata wayang pertandingan itu diciptakan oleh Kai Havertz di menit 42. Menerima assist dari Mason Mount, Havertz onside dan mengecoh Ederson Moraes sebelum mencetak gol kemenangan Chelsea. City hanya bisa melepaskan satu tendangan tepat sasaran dari 61 persen penguasaan bola.

"Saya telah menanti 15 tahun untuk momen ini dan sekarang terjadi di sini," ucap Havertz selepas laga dikutip dari Goal. "Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Saya menunggu lama sekali."

"Sekarang saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, orang tua saya, nenek dan pacar saya. Saya tidak tahu harus berkata apa," lanjut eks gelandang serang Bayer Leverkusen itu.

Baca Juga:

Rating Pemain Chelsea dan Man City: Kante Fantastis, Sterling 'Hilang'

8 Fakta Menarik dari Final Liga Champions, Tuchel Harumkan Nama Jerman

Final Liga Champions 2020-2021: Chelsea Juara, Tuchel Kryptonite Pep Guardiola

Havertz merupakan satu dari banyaknya transfer musim panas yang dilakukan Chelsea di musim 2020-2021 (dan juga transfer termahal Chelsea).

Menilik musim Chelsea yang berakhir dengan titel Liga Champions, BolaSkor.com menganalisis serta menilai sejumlah rekrutan anyar Chelsea di musim 2020-2021, berikut penilaian lengkapnya:

1. Kai Havertz

Direkrut dari Bayer Leverkusen sebesar 72 juta poundsterling dan jadi transfer termahal Chelsea. Menilik usia yang baru berumur 21 tahun dan juga ketertarikan klub-klub Eropa kepada pemain timnas Jerman itu, wajar jika Chelsea membeli pemain bertalenta sepertinya dengan harga tinggi.

Musim Havertz tak bisa disebut berjalan baik di musim debutnya, terutamanya setelah transisi pelatih dari Frank Lampard ke Thomas Tuchel, plus perubahan posisinya yang ditempatkan sebagai pemain sayap.

Musim ini Havertz tampil 45 kali di seluruh kompetisi dengan catatan sembilan gol dan sembilan assists. Bakat Havertz belum optimal di musim debut, tetapi ia punya kans untuk mengembangkannya.

Pasca golnya ke gawang Man City di final Liga Champions fans Chelsea akan menantikan kejutan lainnya dari Havertz. Cesar Azpilicueta menilai Havertz bisa jadi superstar di masa depan.

Nilai: 7,5

2. Ben Chilwell

Tak cukup puas dengan Emerson dan Marcos Alonso, Chelsea merekrut Ben Chilwell dari Leicester City sebesar 45 juta poundsterling. Musim ini dia sudah tampil 42 kali, menorehkan empat gol, dan memberikan tujuh assists di seluruh kompetisi.

Chilwell masih sering dirotasi oleh Alonso khususnya kala Tuchel datang dan menerapkan 3-4-2-1 dan posisinya jadi bek sayap kiri. Kendati demikian secara defensif Chilwell masih lebih baik ketimbang Alonso, plus sisi ofensif yang juga bagus.

Nilai: 7,5

3. Edouard Mendy

Pembelian terbaik Chelsea yang menjalani debut impian. Edouard Mendy (29 tahun) direkrut dari Stade Rennes sebesar 21 juta poundsterling. Harganya lebih murah dari rekor transfer kiper dunia, Kepa Arrizabalaga, tetapi tampil lebih baik.

Kiper asal Senegal mengemas 44 penampilan dan hanya kebobolan 29 gol di seluruh kompetisi. Bahkan ia jadi salah satu dari tiga kiper yang mencatatkan sembilan clean sheets di satu musim Liga Champions. Mendy sudah mengamankan tempatnya sebagai kiper utama Chelsea di masa depan.

Nilai: 9

4. Thiago Silva

Musim lalu mencapai final Liga Champions dengan PSG dan musim ini memenanginya dengan Chelsea. Penantian bek asal Brasil berusia 36 tahun telah berakhir. Thiago Silva berlabuh di klub yang tepat usai pergi dari PSG setelah kontraknya berakhir.

Dengan segudang pengalaman dan kualitasnya Silva menenangkan lini belakang Chelsea, menjadi mentor yang bagus untuk Kurt Zouma, Andreas Christensen, dan pemain muda lainnya. Musim ini dia tampil 34 kali di seluruh kompetisi dan mencetak dua gol.

Nilai: 8

5. Timo Werner

Menjalani musim debut dengan derasnya kritikan yang menyorot penyelesaian akhirnya. Timo Werner juga sering dirotasi dengan Olivier Giroud dan Tammy Abraham di bawah arahan Frank Lampard, tapi itu berubah dengan Tuchel.

Pemain yang diboyong dari RB Leipzig sebesar 47 juta poundsterling menjadi pemain andalan Tuchel di lini depan. Penyelesaian akhirnya belum terlihat seperti di Leipzig, tetapi pergerakan dengan dan tanpa bolanya bagus.

Striker timnas Jerman memainkan 52 laga musim ini di seluruh kompetisi dengan catatan 12 gol dan 15 assists. Tidak terlalu buruk.

Nilai: 7

6. Hakim Ziyech

Pengatur serangan asal Maroko direkrut dari Ajax Amsterdam sebesar 36 juta poundsterling. Hakim Ziyech pemain serba bisa yang dapat bermain di banyak posisi serang dan di Chelsea dia juga bermain seperti itu: winger, gelandang serang, penyerang kedua.

Musim debutnya tidak terlalu bagus karena ia sempat diganggu cedera dan inkonsistensi performa, tetapi dengan 39 laga serta enam gol dan empat assists di seluruh kompetisi performanya tidak terlalu buruk.

Nilai: 6,5