BolaSkor.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, meminta tiga cabor yang udah mendapatkan dana bantuan untuk memanfaatkan uang tersebut dengan baik. Selain itu, ada sembilan cabor lain yang siap menyusul.

Kemenpora menandatangani MoU dengan tiga cabor untuk mencairkan dana Olimpiade 2020, Selasa (11/2). Ketiga cabor tersebut adalah bulu tangkis, voli, serta angkat besi.

Total dana yang akan diberikan adalah sebesar Rp 31,913 miliar. Jumlah tersebut dibagikan untuk PBSI (bulu tangkis) sebesar Rp 18,618 miliar, PABBSI (angkat besi) sebesar Rp 10,008 miliar, dan PBVSI (voli) sebesar Rp 3,287 miliar.

Setelah penandatanganan MoU, Zainudin Amali berharap dana yang sudah diberikan bisa digunaka sesuai dengan ketentuan. Zainudin tidak ingin kejadian pada masa lalu terulang kembali.

Baca Juga:

Kemenpora dan Tiga Cabor Olimpiade Tanda Tangani MoU Terkait Dana Pelatnas

Menpora Ungkap Rencana Bangun Pelatnas Khusus Cabor Olimpiade

“Saya minta kepada cabor yang tiga ini terima kasih sudah tertib dan terpilih di awal. Tolong penggunaannya diawasi karena biasanya tidak aktif mengawasi, diserahkan kepada manajer dan yang di bawahnya,” kata Zainudin Amali.

“Patuh MoU, apa yang disepakati, penggunaannya. Jangan sampai yang disepakati penggunaan di bulan tertentu, dananya dipakai untuk di luar bulan itu. Ini pengalaman, ada cabor yang MoU Juli sampai Desember, ternyata digunakan Januari sampai Juni.”

“Saya kira itu tidak boleh dan tidak tertib. Yang disalahkan oleh BPK siapa? Ya Kemenpora. Kami tidak mau itu terjadi. Transparan, akuntabel, pelayanan publik di Kemenpora kami percepat. Kami tidak mau tertunda satu jam pun. Kalau sudah ada langsung,” lanjutnya.

Selain ketiga cabor tersebut, masih ada sejumlah cabor lain yang tengah dalam proses. Yaitu PASI (atletik), ISSI (sepeda), PELTI (tenis), PERTINA (tinju), PODSI (dayung), PERBAKIN (menembak), PERSEROSI (sepatu roda), dan NPC.