BolaSkor.com - Saga transfer Jadon Sancho berakhir pada musim panas 2021 kala Manchester United merampungkan transfernya dari Borussia Dortmund. Sancho yang sudah diincar sejak 2020 direkrut sebesar 85 juta euro.

Sancho jadi salah satu rekrutan anyar United musim ini bersama dengan Tom Heaton, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo. Perbincangan mengenainya sudah besar di awal musim dan fans senang dengan kedatangannya.

Akan tapi euforia itu tak sejalan dengan performa Red Devils yang masih angin-anginan musim ini. Naik turunnya performa Man United tidak hanya mengarahkan sorotan kepada Ole Gunnar Solskjaer, tapi juga kepada beberapa pemain.

Salah satu yang disorot itu adalah Jadon Sancho. Pemain berusia 21 tahun baru dua kali jadi starter di Premier League dan tak mencetak gol dari sembilan pertandingan. Satu-satunya performa bagus darinya datang kala melawan Villarreal di Liga Champions (MU menang 2-1).

Baca Juga:

Efek Cristiano Ronaldo untuk Man United di Mata Luke Shaw

Demi Tingkatkan Kemampuan Wan-Bissaka, Man United Cari Bek Kanan Baru

Meski Punya Ronaldo, Man United Masih Tim yang Mengandalkan Individu

Jadon Sancho

“Jadon luar biasa pada hari Rabu melawan Villarreal. Dia sangat bersemangat dan penonton menyukainya. Saya pikir dia merasakan hubungan itu dengan penonton," tutur Solskjaer kala itu memuji Sancho.

“Itulah yang kami inginkan darinya – untuk bermain lebih direct, positif, melewati pemain berkali-kali. Ya, dia belum mencetak gol, tapi malam itu saya berpikir, 'ya, itu Jadon dan kita akan melihat banyak dari itu'."

“Dia akan menjadi pemain top dan penampilan akan datang. Kami punya pemain di sini yang bisa dia pelajari dan membantunya beradaptasi."

"Anda memiliki Cristiano Ronaldo dan Edinson Cavani untuk belajar dari profesionalisme mereka dan bagaimana mereka berperilaku."

Efek dari Performa yang Meredup

Menurunnya performa Sancho berdampak pada harga pasarnya. Produk akademi Manchester City menurut Transfermarkt kini memiliki banderol 90 juta euro, turun dari 100 juta euro sejak gabung United.

Pada jeda internasional Oktober ini Gareth Southgate memanggil Sancho ke timnas Inggris, tapi secara blak-blakan Southgate memberi peringatan bahwa Sancho sedianya tak layak masuk timnas dengan performanya yang buruk di United.

"Dortmund adalah klub besar, tetapi Manchester United adalah salah satu yang terbesar di dunia. Ada beberapa adaptasi untuk itu dan ada adaptasi yang pasti untuk liga," terang Southgate.

“Apakah dia pantas berada di performa ini selama beberapa pekan terakhir? Yah, mungkin tidak. Tapi kami merasa kami telah berinvestasi di Jadon selama periode waktu tertentu. Kami yakin dia bisa mencapai level tinggi."