BolaSkor.com - Paddock MotoGP sedang bertanya-tanya siapa pembalap pengganti Jorge Lorenzo di Repsol Honda pada MotoGP 2020. Pasalnya rekan setim Marc Marquez itu sudah memastikan pensiun penghujung musim ini.

Usai mengikuti sesi kualifikasi MotoGP Valencia, Sabtu (17/11), Lorenzo memberikan bocoran terkait kandidat penggantinya. Menariknya ia tidak berpikir kursinya bakal jadi milik pembalap tim satelit LCR Honda, Takaaki Nakagami.

Baca Juga:

Lorenzo Pensiun, Zarco dan Crutchlow Jadi Kandidat Kuat Pengganti

Terjawab Alasan Valentino Rossi Tidak Muncul Saat Jorge Lorenzo Umumkan Pensiun

"Saya tidak tahu apakah pihak Honda memikirkan nama Nakagami. Apa yang saya dengar, ada tiga kandidat: Cal (Crutchlow), Johann (Zarco), dan Alex (Marquez)," kata Lorenzo.

Cal Crutchlow
Cal Crutchlow (Zimbio)

Menurutnya, kini bos Repsol Honda, Alberto Puig sedang bingung memilih satu nama dari tiga kandidat yang ia sebut di atas. Karena baik Crutchlow, Zarco, dan Alex sama-sama pembalap yang menarik plus punya level sama dari sudut pandang kecepatan.

"Cal sosok paling berpengalaman.Dia tahu betul motor Honda dan kita semua tahu seberapa cepat Cal. Lalu Johann tampil sangat baik di Valencia. Dia memperlihatkan kecepatan," eks pembalap Ducati dan Yamaha itu memberikan analisa.

"Kemudian ada juga Alex, seorang juara dunia dua kali, kandidat termuda. Dia juga adik Marc. Jadi sangat menarik memiliki pembalap bersaudara di tim yang sama. Dia juga pembalap Spanyol, jadi bakal menarik untuk Repsol (sponsor utama Honda)," tambahnya.

Tersiar kabar, kini Alex muncul sebagai kandidat terkuat untuk berduet dengan sang kakak di Repsol Honda musim depan. Alhasil Crutchlow bakal tetap di LCR Honda, mengingat ia memang masih memegang kontrak sampai 2020.

Johann Zarco
Johann Zarco (Twitter/LCR Honda)

Paling menarik tentunya situasi Zarco. Konon andai Honda lebih memilik Alex, ia bakal merapat ke tim satelit Ducati, Avintia. Masalahnya ketika ditanya soal kemungkinan merapat ke Avintia, Zarco, juara dunia Moto2 dua kali menolaknya.

"Saya ingin tim yang bagus dan motor kompetitif. Buat saya, Avintia bukan tim top. Jadi ketimbang saya kehilangan jati diri di tim itu, saya lebih memilih turun kelas ke Moto2," jawab Zarco sembari mengatakan opsi pertama dirinya kini adalah menjadi pengganti Lorenzo di tim pabrikan Honda.

Segala spekulasi yang ada, plus pernyataan Zarco, menandakan siapa pengganti Lorenzo di Repsol Honda pada MotoGP 2020 masih misteri. Patut ditunggu apakah Honda sudah membuat keputusan sebelum tes pra-musim MotoGP 2020 di Valencia, Selasa (19/11) nanti.*