BolaSkor.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Nova Arianto, menjelaskan tim pelatih ingin memberikan kesempatan bagi para pemain yang belum mendapatkan jam terbang internasional ketika menjalani turnamen di China.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23, akan bertolak ke China untuk mengikuti CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019, pada 9-11 Oktober 2019 dan mereka baru akan berangkat Selasa (8/10) dini hari.

“Di sana kami ingin melihat pemain-pemain yang belum banyak bermain pada pertandingan internasional. Karena disitu kita bisa melihat mental mereka, kesiapan mereka untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih baik dari pada di liga,” ucap Nova Arianto kepada BolaSkor.com.

Baca Juga:

Lini Pertahanan Jadi Sorotan, Ada Opsi Timnas Indonesia U-23 Diperkuat Manahati atau Hansamu Yama di SEA Games 2019

Todd Ferre dan Septian Bagas Tak Dibawa, Tiga Pemain Timnas Indonesia U-23 Diragukan ke China

Selain melihat mental pemain, Nova menambahkan turnamen di China ini bisa menjadi ajang unjuk gigi pemain untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki dan bisa menjadi pertimbangan pelatih untuk diikutsertakan dalam SEA Games.

“Saya tahu banyak pemain baru yang baru ikut kami. Jadi saya rasa ini bisa jadi ajang mereka untuk ujuk gigi dan memberikan nilai positif mereka kepada kami,” mantan bek Timnas Indonesia era 2000-an itu menambahkan.

Setelah mengikuti turnamen di China, kemudian skuat asuhan Indra Sjafri akan kembali melakukan uji coba melawan Iran di Papua pada 13 November 2019 dan 16 November 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dari situ, Indra Sjafri baru akan menentukan siapa pemain yang masuk dalam skuat SEA Games 2019.