BolaSkor.com - Riuh mesin uap berbisik memekakkan telinga, bau peluh dan nuansa maskulin menghiasi ruangan pabrik Lancashire and Yorkshire Railway. Soal lelah dan kerinduan terhadap keluarga tidak perlu ditanya, itu sudah makanan sehari-hari pekerja di sana.

Berdiri sejak 1847, LYR merupakan satu di antara perusahaan terbesar di Inggris pada abad ke-19. Mereka membuat jalur kereta yang menghubungkan antara kawasan Lancashire dan Yorkshire.

Baca Juga: Buru Bek Tengah, Man United Bersedia Tebus Klausul Pembelian Kostas Manolas

Memang, Lanchasire dan Yorkshire merupakan kawasan industri terkenal di Inggris. Pemuda dari penjuru negeri datang ke sana untuk mengadu nasib.

Kereta buatan LYR
Kereta buatan LYR

Saat itu, kereta buatan LYR kerap dianggap sebagai yang terbaik di Inggris setelah Midland Railway dan North Eastern Railway. Pokoknya, kesuksesan LYR kala itu tidak perlu diragukan.

Sayangnya kesibukan di pabrik LYR menciptakan kejenuhan untuk para pekerja mereka. Beruntung, sebuah olahraga baru yang bisa dimainkan di mana saja lahir pada akhir abad ke-19.

Sepak bola, olahraga yang nantinya bakal sangat populer di seluruh dunia mulai dimainkan di Inggris. Tentunya para pekerja di LYR menganggap sepak bola sebagai pelepas penat dan jenuh.

Newton Heath LYR
Newton Heath LYR

Dibandingkan dengan hiburan lain, sepak bola memang rekreasi yang cukup murah. Tidak lama berselang, LYR pun memutuskan untuk membangun 'kereta' guna menampung bakat para pekerja mereka.

Newton Heath LYR, demikian kereta itu dinamai. Mungkin, para petinggi LYR tidak akan pernah menyangka klub yang mereka dirikan merupakan cikal bakal kesebelasan tersukses di Inggris.

Seiring berjalannya waktu, sejumlah perubahan terjadi dalam tubuh Newton Heath LYR. Kereta yang dibuat oleh LYR itu resmi berganti nama menjadi Manchester United pada 1902.