BolaSkor.com - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengaku sedikit waswas akan ada sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI kepada timnya usai kericuhan yang terjadi dalam pertandingan pembuka Liga 1 saat menjamu Arema FC, Rabu (15/5) malam.

Seperti diketahui, pertandingan pekan pertama yang mempertemukan PSS dengan Arema di Stadion Maguwoharjo diwarnai dengan aksi tak terpuji suporter kedua kubu. Mereka terlibat saling serang dengan pecahan keramik dan juga kembang api hingga mengakibatkan pertandingan terhenti di babak pertama.

Mantan pelatih PSIM Jogja itu menilai bahwa PSS Sleman akan sangat dirugikan apabila kejadian tersebut berujung dengan sanksi pertandingan kandang tanpa penonton. Di pekan kedua, PSS Sleman akan kembali menggelar partai kandang dengan Semen Padang sebagai lawan, Sabtu (25/5).

Baca Juga:

Konsentrasi dan Emosi Jadi Sorotan Milomir Seslija saat Arema FC Kalah 1-3 dari PSS

Seto Nurdiantoro Sebut Kemenangan PSS atas Arema FC Beruntung

Terlebih lagi dukungan luar biasa dari Sleman Fans terbukti mampu mengangkat mental bertanding anak asuhnya. Hal itu terlihat dalam pertandingan menghadapi Singo Edan yang mereka menangi dengan skor 3-1.

"Bila nanti ada sanksi dari Komdis PSSI tentu ini merupakan kerugian buat kami. Bagaimanapun bermain tanpa suporter pemain akan kesulitan," terang Seto Nurdiantoro.

Pria yang pernah berbaju Timnas Indonesia ini sangat menyayangkan adanya bentrok antar suporter dan berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar kedepan tidak terulang lagi.

"Jelas kami sangat menyayangkan terjadinya kerusuhan itu. Kami juga tidak tahu pasti bagaimana kejadiannya, semoga ini bisa jadi pembelajaran dan semoga ini tak terulang lagi," tutupnya. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)