BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menilai sistem pembinaan usia dini yang dilakukan Persija Jakarta berjalan dengan baik.

Hal itu jadi faktor keberhasilan Persija memproduksi para pemain muda berbakat yang pada akhirnya menjadi tulang punggung tim nasional.

Buktinya ada delapan pemain Persija yang masuk skuat Timnas Indonesia U-20 proyeksi Piala Dunia U-20 2023. Jumlah ini terbanyak dibanding klub lainnya.

Adapun kedelapan pemain tersebut di antaranya Cahya Supriadi, Muhammad Ferarri, Doni Tri Pamungkas, Achmad Maulana, Resa Aditya Nugraha, Frengky Missa, Alfriyanto Nico Saputro, dan Ginanjar Wahyu Ramadhani. Sebelumnya, mereka juga tampil di putaran final Piala Asia U-20 2023 yang berlangsung di Uzbekistan pada 1-18 Maret.

Baca Juga:

Timnas Indonesia dan Timnas U-20 Latihan Bersama, Shayne Pattynama sampai Marc Klok Belum Hadir

Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Shin Tae-yong Buta Kekuatan Burundi

PSSI Ingin Timnas Indonesia Hadapi Argentina, Shin Tae-yong Sebut Jangan Omdo

"Jujur, saya tidak tahu mengapa (banyak memanggil pemain Persija). Tetapi, saya hanya melihat langsung dan ada pemain bagus di Persija. Maka dari itu, saya memanggil mereka," kata Shin Tae-yong.

"Hal itu dikarenakan mereka memiliki sistem pembinaan usia dini yang baik, makanya bisa melahirkan pemain yang bagus juga," ujarnya menambahkan.

Dominasi Persija di Timnas Indonesia tidak hanya terjadi di kelompok U-20, Macan Kemayoran juga mendominasi Timnas Indonesia Senior untuk laga FIFA Matchday kontra Burundi pada 25 dan 28 Maret di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Ada enam pemain Persija yang masuk skuat kontra Burundi, di mana dua di antaranya adalah Ferarri dan Doni Tri. Sedangkan empat nama lainnya yakni Hansamu Yama Pranata, Syahrian Abimanyu, Riko Simanjuntak dan Witan Sulaeman.