BolaSkor.com - Gelandang asal Spanyol berusia 39 tahun, Xavi Hernandez, telah mengonfirmasi gantung sepatu alias pensiun sebagai pesepakbola profesional. Xavi memutuskan pensiun untuk kemudian banting setir menjadi pelatih.

Xavi dikenal sebagai legenda Barcelona dan ikon sepak bola Spanyol. Produk La Masia memperkuat tim utama Barcelona pada medio 1998-2015, memainkan 500 laga lebih dan sukses meraih empat titel Liga Champions, delapan titel LaLiga, dan tiga Copa del Rey.

Sang maestro pindah ke Al-Sadd, klub Qatar, pada 2015 dan menjalani karier sebagai pemain-pelatih di sana. Xavi juga diharapkan mampu membantu Qatar mengembangkan sepak bola di sana - yang berujung kesuksesan juara Piala Asia 2019.

Baca Juga:

Lionel Messi Pecahkan Rekor Xavi di Barcelona

Felix Sanchez, DNA Barcelona di Balik Kesuksesan Qatar Menjuarai Piala Asia 2019

(Grafis BolaSkor.com)

"Selama empat pekan ke depan, saya akan gantung sepatu untuk memainkan laga-laga terakhir pada perjalanan karier yang sudah berlangsung 21 tahun dan membawa saya meraih kemenangan di Qatar bersama Al-Sadd," tutur Xavi, dikutip dari Goal.

"Sebuah kehormatan bermain sepak bola hingga saya berusia 39 tahun dan sekarang saya ingin mengakhiri musim di puncak, coba memenangi Copa del Amir dan mencapai fase berikutnya Liga Champions Asia," lanjutnya.

Xavi, yang sudah belajar banyak dari La Masia, Johan Cruyff, dan Pep Guardiola, akan melanjutkan kariernya sebagai pelatih di masa depan. Filosofinya sudah jelas: bermain ofensif dan dominan dalam penguasaan bola.

"Ini musim terakhir saya sebagai pemain, tapi saya menatap apa yang akan terjadi di masa depan sebagai pelatih. Filosofi saya menjadi cerminan gaya main yang kami kembangkan bertahun-tahun di bawah pengaruh Johan Cruyff dan La Masia," tambah Xavi.

"Gaya itu menjadi maksimal (perkembangannya) dengan cara Barcelona bermain sepak bola. Saya suka melihat tim mengambil inisiatif di pertandingan, bermain ofensif, dan mengembalikan esensi dari apa kita semua cintai sejak kecil: penguasaan bola," pungkasnya.