BolaSkor.com - Penyerang Bali United, Lerby Eliandry begitu kagum dengan mantan bomber Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas. Lerby kerap terpana dengan aksi jebolan Diklat Salatiga saat melakukan heading.

Memanfaatkan peluang lewat sundulan menjadi favorit pemain asal Samarinda ini. Dari hasil komunikasinya dengan beberapa penjaga gawang, ancaman melalui sundulan kepala lebih sulit diantisipasi ketimbang tendangan kaki.

Bepe, panggilan Bambang Pamungkas disebut Lerby Eliandry menjadi penyerang Indonesia paling ganas ketika melakukan sundulan. Bahkan Lerby kerap mengamati gerakan Bepe sebelum melakukan lompatan tinggi ke udara.

Baca Juga:

Sarankan RUPS PT LIB Lanjutan Usai Lebaran, Arema FC Berharap Solusi Atas Kegelisahan yang Tersisa

Olimpiade Beijing 2008 Berkesan dan Bantu Adaptasi Marco Motta dalam Karier bersama Persija

"Kata para kiper lebih susah baca heading, ketimbang tendangan. Makanya saya belajar dari mas Bepe. Soal heading, saya angkat topi. Lompatan, timing, dan cara mengarahkan bolanya luar biasa," terang Lerby Eliandry saat live Instagram bersama Bali United.

Lerby Eliandry belajar dari sosok manajer Persija Jakarta ini, bukan saja soal heading. Profesionalisme sebagai pesepak bola juga dipelajarinya dari sosok ini. Salah satunya soal tak menekan pelatih untuk memainkannya.

Lerby sadar semua pemain tak ingin hanya duduk di bangku cadangan. Namun, Lerby Eliandry percaya bahwa pelatih lebih memahami kondisi pemain serta kualitas tim lawan.

"Mas Bepe bilang, jangan pernah memaksa untuk main. Seandainya kamu maksa mau main, kemudian dimainkan dan performanya jelek, habis sudah. Mending ngikut, karena pelatih yang punya kuasa memainkan dan mencadangkan. Dia juga yang tahu kondisi kita saat latihan. Kita serahkan sama pelatih," tuturnya.

Sejak mengawali karier profesional pada musim 2012/2013, Lerby sudah menjelma sebagai salah satu bomber ganas di Indonesia. Musim ini, Lerby melengkapi barisan depan Bali United yang sebelumnya sudah dihuni Ilija Spasojevic dan Melvin Platje. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)