BolaSkor.com - Pertarungan terakhir antara Manchester City kontra Tottenham Hotspur akan terjadi di pekan 35 Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (20/4) pukul 18.30 WIB. Kedua tim sudah saling bentrok sebelumnya di perempat final Liga Champions.

Tottenham keluar sebagai pemenang dan suka cita merayakan keberhasilan lolos ke semifinal setelah terakhir kali melakukannya pada 1962. Sementara Man City terpukul karena tersingkir dengan cara yang menyakitkan.

Kendati menang 4-3 melalui dua gol Raheem Sterling, Bernardo Silva, dan Sergio Aguero, Man City tetap tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang 4-4 (Tottenham menang 1-0 di leg pertama). Pep Guardiola, manajer Man City, melihatnya sebagai realitas yang kejam.

Baca Juga:

Man City 4-3 Tottenham: Drama Tujuh Gol, Spurs ke Semifinal untuk Kali Pertama Sejak 1962

Pep Guardiola Akui Sulit Terima Kenyataan Pahit Disingkirkan Tottenham

Pep Guardiola Bangga dengan Perolehan Poin Manchester City Dua Musim Terakhir

Tidak lama berselang dari laga itu, dalam kondisi Spurs yang sedang bagus-bagusnya dan Man City yang sedih, kedua tim kembali bertemu di Etihad Stadium. Misinya tetap sama: meraih kemenangan. Hanya saja, kedua tim tidak perlu memikirkan agregat gol dan hanya butuh kemenangan untuk meraih tiga poin.

The Citizens masih bertarung dengan Liverpool dalam perebutan titel Premier League. Keduanya terpaut dua poin (Liverpool di urutan pertama) dan Man City punya satu laga tunda. Layaknya mental juara bertahan lainnya, Man City juga diharapkan dapat merespons kekecewaan dari Liga Champions.

Mauricio Pochettino dan Pep Guardiola

"Kami akan bermain di kompetisi berbeda dan mereka (Man City) bertarung untuk (titel) Premier League. Mereka tidak mencari balas dendam, mereka akan bertarung untuk tiga poin, seperti kami," ucap Mauricio Pochettino, manajer Spurs.

"Kami ingin ada di Liga Champions musim depan dan berada di empat besar pada akhir musim. Laga nanti akan jadi pertarungan lainnya dan kami akan bertarung untuk meraih tiga poin."

Tottenham juga menginginkan tiga poin untuk menghindari skenario yang tidak diinginkan: didepak dari empat besar dan urung bermain di Liga Champions musim depan. Tottenham ada di peringkat tiga dengan raihan 67 poin diikuti Arsenal (66 poin), Chelsea (66 poin), dan Manchester United (64 poin).

Guardiola juga mengharapkan respons dari anak-anak asuhnya saat melawan Tottenham. Pasca laga Liga Champions, Guardiola berharap para pemain Man City melupakan hasil kontra Tottenham dan kembali fokus, bertarung untuk titel Premier League.

Pep Guardiola

"Kami harus bangkit dan juga bereaksi. Tidur dengan baik, pulih, dan sehari sebelumnya kami harus bersiap dengan baik. Tentu saja Anda harus bangkit. Kami bertarung selama sembilan-10 bulan untuk (titel) Premier League. Kami harus bertarung hingga akhir," imbuh Guardiola.

Kabar bagusnya untuk Man City, Tottenham hanya pernah sekali menang dari delapan kunjungan mereka ke Etihad, sisanya sekali imbang dan enam kali kalah. Tottenham kebobolan 23 gol (2,9 gol per laga).

Tanpa memikirkan agregat gol, Man City cukup memikirkan cara meraih kemenangan, bermain seperti biasanya, mewaspadai serangan balik cepat Tottenham, dan meraih tiga poin untuk terus memberikan tekanan kepada Liverpool.