BolaSkor.com - Rekor tak terkalahkan Tim Nasional Jerman sepanjang 20 tahun berlaga di kualifikasi Piala Dunia harus terhenti di tangan Makedonia Utara. Eljif Elmas menjadi aktor utama di balik momen tersebut.

Jerman harus takluk dengan skor 1-2 dari Makedonia Utara pada laga ketiga grup J, Kamis (1/4) dini hari WIB. Padahal Der Panzer tampil di kandang sendiri dalam pertandingan tersebut.

Goran Pandev membawa Makedonia Utara unggul pada akhir babak pertama. Namun kondisi itu tak membuat Jerman gugup.

Baca Juga:

Luis Muriel, Mantan Penjual Jalanan yang Menjadi Pahlawan di Kolombia

Profil Josh McEachran, Alumni Akademi Chelsea yang Pernah Menolak Real Madrid

Tomas Soucek, Andalan Baru Republik Ceko setelah Little Mozart

Gol kemenangan Makedonia Utara dicetak Eljif Elmas

Terbukti, tim asuhan Joachim Low mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Ilkay Gundogan pada menit ke-63. Setelah mencetak gol balasan, Jerman kian bersemangat untuk meraih kemenangan.

Namun Elmas mengubur asa Jerman lewat golnya lima menit jelang waktu normal berakhir. Sontekannya memanfaatkan umpan Arijan Ademi tak mampu dihalau Marc-Andre ter Stegen.

Kemenangan ini tentu sangat bersejarah bagi sepak bola Makedonia Utara. Nama Elmas juga akan lebih dikenal berkat golnya ke gawang Jerman.

Siapa Elmas?

Sebelum memperkuat Napoli pada musim panas 2019, nama Elmas memang terdengar asing di telinga pecinta sepak bola. Hal itu wajar karena pemain kelahiran 24 September 1999 itu berasal dari negara kecil.

Elmas menimba ilmu pendidikan sepak bola bersama akademi Rabotnicki Skopje. Klub ini merupakan salah satu yang terbaik di negaranya.

Elmas sukses menembus tim utama Rabotnicki pada musim 2015-2016. Ia bermain selama dua musim dan menorehkan delapan gol serta delapan assist.

Pada musim panas 2017, Elmas memulai perjalanan kariernya di luar negeri. Fenerbahce memboyongnya dengan harga sekitar 300 ribu euro saja.

Namun Elmas kesulitan menembus skuat utama Fenerbahce. Ia hanya bermain tujuh kali pada musim perdananya.

Peruntungan Elmas berubah 180 derajat semusim kemudian. Kemampuan bermain di banyak posisi membuat dirinya menjadi pilihan utama lini tengah Fenerbahce.

Eljif Elmas saat membela fenerbahce

Elmas tercatat tampil sebanyak 40 kali di semua kompetisi pada musim 2018-2019. Ia juga mampu menyumbang empat gol saat usianya belum genap 20 tahun.

Performa apik itu membuat Elmas menjadi buruan klub-klub besar Eropa. Namun ia memilih pergi ke Napoli meski Inter Milan dan Atletico Madrid juga melakukan pendekatan.

Napoli harus mengeluarkan dana sekitar 19 juta euro untuk mendatangkan Elmas. Hal itu membuat Fenerbahce untung besar.

Elmas juga menjalani masa-masa sulit pada awal kedatangannya di Napoli. Ia bukan pilihan utama sang pelatih, Carlo Ancelotti.

Peruntungan Elmas mulai membaik saat Gennaro Gattuso ditunjuk sebagai pengganti Ancelotti. Satu posisi di lini tengah Napoli mulai menjadi miliknya.

Elmas mengakhiri musim 2019-2020 dengan torehan satu gol dan satu assist dari 36 pertandingan. Ia juga sukses mempersembahkan trofi Coppa Italia.

Eljif Elmas

Penampilan Elmas di Napoli kian tak tergantikan pada musim ini. Padahal ia sempat terinfeksi virus corona.

Gattuso sedikit mendorong posisi Elmas lebih ke depan. Keputusan itu membuat produktivitas sang pemain bertambah.

Elmas sejauh ini sudah mencetak tiga gol dari 35 laga bersama Napoli. Dua di antaranya tercipta di Serie A.

Satu gol yang dicetak ke gawang jerman pasti menambah rasa percaya diri Elmas. Napoli secara tak langsung akan terkena imbas.

Napoli tentu berharap Elmas dapat terus tampil konsisten dan mempersembahkan kemenangan dalam setiap pertandingan. Selain mempengaruhi prestasi klub, Il Partenopei juga bisa menjualnya dengan harga tinggi saat klub-klub besar Eropa datang menggoda.