BolaSkor.com – Belum juga berpatisipasi di Piala Eropa 2020 timnas Wales sudah menghadapi ujian. Tim berjuluk TheDragons tidak akan dipimpin oleh pelatih kepala mereka, Ryan Giggs yang posisinya digantikan sementara oleh Rob Page yang notabene asisten pelatih Wales.

Bukan tanpa alasan FAW atau Federasi Sepak Bola Wales mengganti Giggs untuk sementara waktu. Legenda Manchester United itu tengah didakwa terkait kasus serangan kepada dua wanita. FAW tak mau ambil risiko dengan situasi itu dan mengganti Giggs yang sudah melatih tim dari 2018 itu.

"Saya ingin mendoakan Robert Page, staf pelatih, para pemain dan pendukung setiap sukses di Piala Eropa musim panas ini,” ucap Ryan Giggs menuturkan doa dan harapan untuk Wales.

Baca Juga:

Ryan Giggs Batal Pimpin Timnas Wales di Piala Eropa 2020

Profil Timnas Italia di Piala Eropa 2020: Kebangkitan Gli Azzurri

Informasi Penting yang Perlu Diketahui Seputar Piala Eropa 2020

Ryan Giggs

Bermain di Piala Eropa 2020 tanpa Giggs sebagai pelatih akan berbeda untuk Wales, meski Page juga mengenal skuad dengan baik dan tim tak mengalami perubahan signifikan.

Wales menjadi salah satu kuda hitam di Eropa usai tampil di Piala Eropa 2016. Mereka berhasil lolos dari Kualifikasi Grup E Piala Eropa 2020 sebagai runner-up di bawah Kroasia, di atas Slovakia, Hungaria, dan Azerbaijan.

Wales tergabung di grup A Piala Eropa bersama Turki, Swiss, dan tuan rumah Italia. Berbekal pengalaman dari Piala Eropa 2016 kala mereka menembus semifinal secara mengejutkan, Wales membidik target lolos grup dan baru kemudian bermimpi mengukir sejarah.

Momen Bersejarah

Timnas Wales

Berpatisipasi di turnamen bergengsi sekaliber Piala Eropa dan Piala Dunia bukanlah hal yang sering dilakukan Wales, bahkan di kala mereka memiliki pemain-pemain legendaris seperti Ian Rush dan Ryan Giggs. Apa yang tidak bisa mereka lakukan dilakukan oleh generasi terkini yang dipimpin Gareth Bale.

Betapa rindunya masyarakat Wales menyanyikan lagu bangsa “Hen Wlad Fy Nhadau” bisa terlihat pada Piala Eropa 2016 di laga pembuka grup melawan Slovakia. Fans ikut terharu menyanyikannya, terlebih itu jadi turnamen besar pertama setelah Piala Dunia 1958.

Momen bersejarah berikutnya terjadi pada turnamen yang sama. Tak disangka Wales menembus semifinal sebelum kalah oleh Portugal yang kemudian jadi juara. Ketika pulang ke Wales pun mereka disambut bak pahlawan.

Di perempat final melawan Belgia yang jadi favorit dengan generasi emas mereka bersama Eden Hazard, Romelu Lukaku, Axel Witsel, Wales tertinggal dari gol Radja Nainggolan dan membalasnya dengan comeback bersejarah. Ashley Williams mengawali gol Wales yang diikuti oleh Hal Robson-Kanu dan Sam Vokes.

Pemain Kunci

Gareth Bale dan Aaron Ramsey

Wales bukan negara besar tradisional seperti Italia, Belanda, Prancis, Inggris yang merata di tiap lininya. Mereka hanya memiliki beberapa pemain dengan kualitas di atas rata-rata. Dua pemain di antaranya adalah Gareth Bale dan Aaron Ramsey.

Bale (31 tahun) sejauh ini memiliki 90 caps dan 33 gol. Pemain yang sedang dipinjamkan Real Madrid ke Tottenham Hotspur punya kualitas di atas rata-rata dan paling sukses dari segi raihan trofi melalui empat titel Liga Champions dan dua LaLiga.

Pemain yang dapat menjadi penyerang sayap dan gelandang serang itu akan jadi tumpuan Wales di Piala Eropa 2020 bersama dengan gelandang Juventus, Aaron Ramsey.

Eks pemain Arsenal memiliki kemampuan menjelajah area dan mencetak gol dari lini kedua. Jumlah 16 gol dari 61 caps sudah menunjukkan kualitas pemain berusia 30 tahun tersebut.

Pelatih

Rob Page

Asisten pelatih Giggs memiliki kehormatan memimpin Wales di Piala Eropa 2020. Dengan perannya dahulu sebagai asisten pelatih Rob Page (46 tahun) seyogyanya paham gaya bermain Wales, skuad, dan juga pondasi yang sudah ditanamkan Giggs selama tiga tahun terakhir.

Wales jadi tantangan terbesarnya karena sebelumnya ia melatih tim kecil seperti Port Vale dan Northampton Town serta timnas Wales U-21. Semasa aktif bermain Page adalah bek yang bermain untuk Watford dan Sheffield United.

Prediksi Formasi

Timnas Wales (3-4-3): Danny Ward; Joe Rodon, Chris Mepham, James Lawrence; Neco Williams, Etham Ampadu, Aaron Ramsey, Chris Gunter; Daniel James, Harry Wilson, Gareth Bale

Jadwal Pertandingan

Wales vs Swiss (12/07 – 20.00 WIB – Stadion Olimpik)
Turki vs Wales (16/07 – 23.00 WIB – Stadion Olimpik)
Italia vs Wales (20/07 – 23.00 WIB – Stadio Olimpico)