BolaSkor.com - Raja Eropa dengan 13 titel Liga Champions, Real Madrid sukses menembus final dan akan berusaha memenangi trofi Eropa ke-14 saat melawan Liverpool di Stade de France, Prancis, pada Minggu (29/05) pukul 02.00 dini hari WIB.

Naik turun perjalanan Madrid dilalui sepanjang Liga Champions 2021-2022 dari fase grup hingga fase gugur. Tim arahan Carlo Ancelotti tidak melaju dengan mulus karena di beberapa kesempatan mereka acapkali tampil buruk.

Mentalitas tidak berbohong dan dari kesulitan di beberapa laga Liga Champions musim ini, Madrid berhasil dari lubang jarum dan bertahan di turnamen bergengsi antarklub Eropa.

Baca Juga:

Analisis Final Liga Champions: Serangan Sisi Sayap, Awalan Cepat, dan Ancaman Bola Mati

Final Liga Champions: Tak Tertekan, Benzema Tuturkan Cara Kalahkan Liverpool

Liverpool Pikir Mereka Sudah Menang Atas Real Madrid

Jadi perjalanan Real Madrid tidaklah mudah dan berliku musim ini. Berikut BolaSkor mengulik perjalanan Marcelo dkk di Liga Champions 2021-2022

Fase Grup

Real Madrid saat melawan Inter Milan

Real Madrid berada di grup D bersama Inter Milan, Sheriff Tiraspol, dan Shakhtar Donetsk. Di atas kertas Madrid sudah menjadi unggulan lolos bersama Inter. Prediksi itu tak salah karena keduanya lolos ke-16 besar.

Madrid mengawali laga fase grup dengan kemenangan 1-0 di markas Inter dari gol Rodrygo, tapi di laga kedua kejutan terjadi ketika Madrid kalah 1-2 di kandang melawan Sheriff melalui gol Jasurbek Yakhshiboev dan Sebastien Thill.

Tapi kekalahan itu bak batu kerikil karena setelahnya Madrid tak terbendung meraih empat kemenangan beruntun melawan Shakhtar (5-0), Shakhtar (2-1), Sheriff (3-0), dan Inter (2-0).

16 Besar

PSG vs Real Madrid

Ujian besar sudah harus dihadapi Madrid dengan melawan PSG (Paris Saint-Germain), tim yang punya ambisi besar juara Liga Champions sampai mendatangkan Lionel Messi, Gianluigi Donnarumma, dan legenda Madrid, Sergio Ramos.

Awal PSG baik dengan kemenangan 1-0 di leg pertama di Paris melalui gol Kylian Mbappe dan itu berlanjut di menit-menit awal leg dua. Mbappe kembali mencetak gol di menit 39 dan bertahan hingga turun minum.

PSG mendominasi permainan tapi pada akhirnya kesalahan demi kesalahan dilakukan lini belakang. Madrid tentu saja tak melewatkan peluang itu dan comeback pun dilakukan melalui hat-trick Karim Benzema (61', 76', 78'). Madrid menang agregat gol 3-2.

Perempat Final

Real Madrid melawan Chelsea

Madrid kembali dihadapkan dengan ujian dan kali ini melawan juara bertahan, Chelsea. Berbeda dari saat melawan PSG, Madrid sudah tancap gas di Stamford Bridge dan mengalahkan tuan rumah dengan skor telak 3-1.

Lagi, Benzema menorehkan hat-trick gol (21', 24', 46') yang hanya bisa diperkecil Kai Havertz (40'). Di leg dua Chelsea mencoba membalikkan agregat gol dengan dua gol cepat di menit 15 dan 51 dari Mason Mount dan Antonio Rudiger.

Bahkan Chelsea unggul 3-0 dari gol Timo Werner di menit 75. Akan tapi Madrid pantang menyerah dan lagi-lagi mentalitas berbicara. Madrid mencetak dua gol dari Rodrygo (80') dan Benzema (96') di babak tambahan, lalu menang agregat gol 5-4 meski kalah 2-3.

Semifinal

Real Madrid vs Man City

Belum selesai ujian Madrid, kali ini mereka melawan calon kuat juara musim ini Manchester City besutan Pep Guardiola. Laga seru dan sengit terjadi di leg pertama yang berakhir dengan drama tujuh gol di Etihad Stadium.

Empat gol City dicetak Kevin De Bruyne, Gabriel Jesus, Phil Foden, dan Bernardo Silva, lalu tiga gol Madrid dilesakkan dua gol Benzema dan satu gol lainnya datang dari Vinicius Junior. Madrid kalah 3-4.

Tiga gol Madrid di Manchester menjadi modal bagus jelang leg dua, tapi lagi-lagi Madrid harus melalui drama saat Riyad Mahrez membawa City unggul 1-0 di menit 73.

Madrid meningkatkan intensitas serangan dan City bertahan. Alhasil, penyerang muda Brasil Rodrygo mencetak dua gol dalam kurun waktu semenit pada menit 90 dan 90+1, membawa pertandingan ke babak tambahan.

Sejak saat itu momentum dimiliki Madrid dan benar saja, Benzema kembali jadi penentu kemenangan Madrid dan mencetak gol krusial di menit 95 dari penalti. Madrid ke final dengan agregat gol 6-5.