BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo bak anggur merah yang semakin bernilai ketika usianya menua. Ronaldo, 34 tahun, masih tajam mencetak gol dan teranyar membobol gawang Luksemburg, menjadikan gol itu gol ke-99 untuk timnas Portugal.

Bermain di Josy Barthel, Minggu (17/11) malam WIB, Portugal tanpa kesulitan meraih kemenangan dengan skor 2-0 melalui gol yang diciptakan Bruno Fernandes (39') dan Cristiano Ronaldo (88'). Portugal akan mempertahankan titel Piala Eropa pada tahun mendatang.

Tidak hanya mendekati gol ke-100 untuk Portugal, Ronaldo juga memperlihatkan ketajaman di tahun 2019 ini. Menurut catatan ESPN, megabintang Juventus itu mencetak 14 gol untuk Portugal pada 2019 dan catatan ini lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Cristiano Ronaldo Sudah Menangi Piala Dunia jika Bela Timnas Brasil

Pelatih Timnas Portugal Tidak Kaget Cristiano Ronaldo Cetak Hat-trick

Hasil Laga Kualifikasi Piala Eropa 2020: Inggris Pesta Gol, Portugal dan Prancis Menang

Gol Cristiano Ronaldo

Jumlah gol yang mendekati 14 gol itu terjadi pada 2013 (10 gol), 2017 (11 gol), dan 2016 (13 gol). Sementara tahun lainnya, sejak Ronaldo bermain pada 2003, berada pada nominal di bawah 10 gol.

Akan tapi Ronaldo tidak memerhatikan rekor itu (seperti biasanya). Eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu justru menyoroti buruknya kualitas permukaan lapangan di Josy Barthel.

"Ini selalu penting dan hal yang membanggakan untuk membela tim nasional, dan mencetak gol yang membantu kelolosan kami," tutur Ronaldo, dikutip dari Goal.

"Kami memiliki dua pertandingan yang harus dimenangi. Saya sangat senang kami menang, dan lolos untuk Piala Eropa kelima saya," lanjutnya.

"Ini sulit untuk bermain di tipe lapangan seperti ini, kebun kentang. Saya tidak tahu bagaimana bisa tim-tim di level seperti ini bermain di lapangan dengan kualitas seperti itu."

"Performanya memang tidak indah, namun kami menyelesaikan tugas kami. Kami berjuang melawan lapangannya dan kami menang 2-0, itu adalah hal terpenting," terang dia.

Berikut sejumlah fakta menarik lainnya dari laga ke-10 Kualifikasi Piala Eropa 2020 yang berlangsung Minggu (17/11) malam WIB dan Senin (18/11) dini hari WIB:

1. Didier Deschamps memainkan 100 laga sebagai pelatih timnas Prancis dengan catatan: 65 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 17 kekalahan. Satu-satunya pelatih Prancis yang membawa negara ke dua final turnamen besar.

2. Antoine Griezmann ada di jajaran top skor sepanjang masa Prancis setelah mencetak gol ke gawang Albania. Griezmann (30 gol) di bawah Thierry Henry (51 gol), Michel Platini (41 gol), Olivier Giroud (39 gol), David Trezeguet (34 gol), dan Zinedine Zidane (31 gol).

3. Marcus Rashford, mencetak satu gol ke gawang Kosovo, telah mencetak tujuh gol di tujuh laga terakhirnya dengan klub dan negara.

4. Harry Kane, mencetak satu gol ke gawang Kosovo, telah menorehkan 12 gol di Kualifikasi Piala Eropa 2020, lebih dari pemain lainnya. Selalu mencetak gol di tiap laga kualifikasi.

5. Timnas Inggris mencetak 38 gol di seluruh kompetisi pada 2019 - hanya pada 1908 mereka mencetak gol lebih banyak dalam setahun (39 gol).

6. Mason Mount pemain termuda Chelsea (20 tahun 311 hari) yang mencetak gol untuk Inggris, sejak terakhir dicetak Jimmy Greaves pada November 1960 kontra Wales (20 tahun 277 hari).