BolaSkor.com - Gonjang-ganjing sepak bola Eropa berlanjut. Setelah penolakan keras Liga Super Eropa, kini format baru Liga Champions yang ramai-ramai dikecam. Salah satunya datang dari manajer Liverpool Jurgen Klopp.

Arsitek The Reds geram UEFA menyusun format baru tanpa meminta saran dari para pelatih dan pemain. Dalam format baru Liga Champions, UEFA berencana memperbesar kompetisi, yang berdampak bertambahnya jumlah laga yang harus dilakoni.

Baca Juga:

Soal Liga Super Eropa, Klopp: Pelatih dan Pemain Tidak Dilibatkan

Sanksi Berat Menanti Pemain-pemain yang Berpartisipasi di Liga Super Eropa

Liga Super Eropa Dibentuk, Presiden UEFA Umumkan Format Baru Liga Champions

Klopp mengatakan khawatir jika peserta Lga Champions menjadi 36 tim akan berdampak kepada kondisi fisik pemain. Pasalnya dengan format baru, tiap klub akan menjalani 10 laga fase grup, bukan lagi enam seperti yang saat ini.

"Tidak terjadinya Liga Super Eropa adalah hal positif. Tapi masalah belum berakhir, dan yang saya maksud bukan Liga Super," ujar Klopp kepada media jelang laga melawan Newcastle United.

"Semua orang tahu pandangan saya soal banyaknya pertandingan. Anda tidak bisa begitu saja menambah pertandingan atau kompetisi. Iya, Liga Super tidak terjadi. Itu bagus, sangat bagus. Tapi Liga Champions baru juga tidak menyenangkan."

"Satu-satunya pihak yang tidak pernah dimintai pendapat adalah pelatih dan pemain, serta suporter. Pendiri Liga Super tidak minta pendapat kepada kami, begitu pula UEFA," tegas Klopp.

Klopp bukan satu-satunya yang mengecam format baru Liga Champions. Tentangan yang sama datang dari manajer Manchester City Pep Guardiola dan gelandang City Ilkay Gundogan.

"Dengan semua hal tentang Liga Super, bisakah kita bicara juga soal format baru Liga Champions? Lebih, lebih, dan lebih banyak pertandingan, apakah tidak ada yang memikirkan pemain?," tulis Gundogan di akun twitternya.