BolaSkor.com - Manis sekaligus pahit. Dua kata itulah yang layak mendeskripsikan perjuangan pembalap Indonesia, Galang Hendra Pratama pada lomba putaran kedua Kejuaraan Dunia Supersport 300 (WorldSSP300) di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan lalu.

Manis, lantaran Galang tampil sangat fantastis pada sesi kualifikasi, Sabtu (13/04). Membukukan 1 menit 51,475 detik, pembalap binaan Yamaha Indonesia ini merebut pole position.

Baca Juga:

Rio Haryanto Beberkan Tiga Tips untuk Pembalap Muda Indonesia

Power Motor Dikurangi 250 RPM, Alvaro Bautista Justru Cetak Rekor di Superbike

Sayang perjuangan Galang berakhir pahit saat lomba, Minggu (14/04). Start terdepan, sejatinya ia memulai lomba dengan baik. Terbukti saat masuk tikungan pertama, ia bisa memimpin.

Dalam beberapa lap selanjutnya, pembalap asal Yogyakarta berusia 20 tahun tersebut dapat menjaga ritme balapan. Tidak hanya ngotot berada di barisan terdepan, tetapi juga mengatur strategi dengan menjaga suhu mesin.

Sesekali melakukan upaya slipstream. Sayangnya, perfoma mesin mengalami kendala teknis mulai lap ke-5. Suhu mesin mengalami gejala overheat hingga Galang tidak dapat melakukan slipstream dan bertarung optimal.

Posisinya terus melorot sejak lap ke-5 yang berada di urutan ke-9 lalu akhirnya berada di urutan ke-19. Galang pun memutuskan untuk bermain safety karena tidak dapat lagi mengikuti pertarungan di barisan depan.

Namun Galang tidak lepas dari rombongan pertama yang diisi oleh 20 pembalap dan hanya terpaut 2.305 detik dari posisi pertama. Hasil akhir, Galang harus puas finis ke-19 dari total 25 starter yang menyelesaikan balapan.

Tentu saja, kondisi di atas akan menjadi bahan evaluasi bersama tim menatap lomba berikutnya WorldSSP300. Terutama terkait unsur reliability mesin.*