BolaSkor.com - Meski menjadi juara LaLiga, Barcelona menutup musim 2018-19 mengecewakan. Catatan yang menyisakan keraguan menghadapi masa mendatang.

Kegagalan di Liga Champions dan Copa del Rey memunculkan pertanyaan khususnya yang berpusat kepada sang pelatih, Ernesto Valverde. Meski sudah mendapatkan jaminan, kepemimpinannya di Barcelona masih diragukan.

Melihat kiprah sepanjang musim 2018-19 kemarin, Barcelona memang tidak sedahsyat sebelumnya. Hal ini amat mencolok terutama jika dilihat dalam urusan mencetak gol.

Baca Juga:

Valencia 2-1 Barcelona: Los Ches Juara Copa del Rey, Blaugrana Masih Trauma dengan Liverpool

705 Pertandingan, Marcelino Baru Melakoni Final Perdana Kontra Barcelona

Bahkan jika dibandingkan dengan musim 2014-15, periode saat Barca menjadi kampiun Liga Champions di bawah asuhan Luis Enrique, produktivitas Barcelona dalam membuat gol sangat jomplang.

Ya, pada musim 2014-15, armada Blaugrana mampu membuat 39 gol lebih banyak dibandingkan musim 2018-19 kemarin. Sejatinya penurunan juga terjadi musim 2017-18 lalu. Kala itu Barca membuat 35 gol lebih sedikit dibanding 2014-15.

Pada 2014-15, Barcelona mampu membuat 110 gol di LaLiga. Catatan 100 gol lebih kembali dibuat dua musim berikutnya (112 dan 116). Namun dalam dua musim terakhir, Barca gagal menembus 100 gol. Musim 2018-19 mereka hanya mengemas 90 gol dan musim sebelumnya 99.

Diakui atau tidak, penurunan kemasan gol Barcelona tak lepas dari hengkangnya Neymar Jr ke Paris Saint-Germain. Tak diragukan lagi, trio MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar) memang lumbung gol andalan Barcelona.

Karenanya, sangatlah wajar jika Barcelona sangat membutuhkan suntikan tenaga anyar di lini depan. Barca membutuhkan penyerang yang mampu menggantikan peran Neymar.

Siapakan pemain itu? Antoine Griezmann? Menarik untuk ditunggu.