BolaSkor.com - Awal musim pembalap Malaysia, Hafizh Syahrin bersama tim Tech 3 KTM di MotoGP 2019 sanmgat buruk. Syahrin sangat jelas kesulitan beradaptasi dengan motor KTM RC16 setelah musim lalu bisa kompetitif dengan motor Yamaha YZR-M1.

Bagaimana tidak, pada lomba putaran perdana musim ini di Sirkuit Losail, Qatar, Syahrin finis terakhir dan berselisih 20 detik dari pembalap baris depan.

Baca Juga:

Tech 3 Ironis, Pernah Bersaing Raih Kemenangan, di MotoGP Argentina 2019 Hanya Ingin Finis 15 Besar

Posisi Start MotoGP Argentina: Marquez Terdepan, Vinales, Dovizioso, dan Rossi Membuntuti

Pada lomba putaran kedua di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, nasib Syahrin belum kunjung berubah. Dia begitu konsisten dengan preditat pembalap baris belakang.

Jadi tidak heran, sepak terjangnya membuat bos Tech 3, Herve Poncharal marah besar. Apalagi rekan setim Syahrin yang berstatus rookie, Miguel Oliveira bisa tampil lebih baik.

"Situasi yang dialami Syahrin sangat aneh. Dia sebenarnya punya potensi. Namun di FP1 (latihan bebas pertama) MotoGP Argentina, ia seperti saya sedang mengendarai motor di trek," kata Poncharal.

"Itu membuat saya sangat marah. Sekarang, ia belum bisa memaksimalkan motor. Alasannya saya tidak menjelaskannya, bahkan dirinya sendiri," lanjutnya.

Meskipun begitu, Poncharal menegaskan tim Tech 3 KTM masih sepenuhnya mendukung sepak terjang Syahrin. Dia percaya dalam waktu dekat, setidaknya Syahrin bisa mendekati Oliveira.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com