BolaSkor.com - Liverpool bak menghadapi guncangan di jalan yang berliku pada awal musim Premier League 2022-2023. The Reds inkonsisten bermain dan banyaknya pemain yang cedera menjadi masalah bagi mereka.

Enam laga sudah dilalui Liverpool dengan catatan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan. Teranyar, Liverpool ditahan imbang tanpa gol di Derbi Merseyside melawan Everton di Goodison Park, Sabtu (03/09) malam WIB.

Salah satu penampilan yang paling disorot adalah Mohamed Salah. Bintang Liverpool pengguna nomor punggung 11 itu baru mencetak dua gol dari enam laga musim ini, bahkan ketika Liverpool menang 9-0 atas Bournemouth Mo Salah tak mencetak gol.

Begitu banyak pertanyaan muncul mempertanyakan penurunan performa pemain berusia 30 tahun tersebut. Mulai dari kontrak baru, kehilangan tandem setelah Sadio Mane hengkang, hingga fokusnya yang terganggu.

Baca Juga:

Everton 0-0 Liverpool: Gol The Toffees Dianulir, Derbi Merseyside Tanpa Pemenang

5 Momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Merseyside

Everton 0-0 Liverpool: 37 Tendangan Tanpa Gol di Derbi Merseyside

Legenda Liverpool dan juga pandit sepak bola, Graeme Souness, juga memiliki teori soal meredupnya performa Mo Salah.

Teorinya cukup menarik, Souness berpendapat Mo Salah menurun setelah berduel lawan bek Manchester United, Lisandro Martinez - Man United kala itu menang 2-1. Souness berharap Mo Salah bisa segera bangkit.

"Saya melihat Salah untuk Liverpool melawan Man United dan dalam lima menit pertama (Lisandro) Martinez langsung menjaganya ketat," ujar Souness kepada Sky Sports.

"Di sisa pertandingan, Mo Salah mencari Martinez dan mencari di mana dia berada. Saya belum pernah melihat Mo Salah yang sama sejak itu. Saya hanya berharap - dan dia menandatangani kontrak besar yang dia inginkan, tetapi pada level ini jika Anda mengurangi setengah persen atau satu persen maka Anda bukan pemain yang sama."

"Saya harap ini bukan dia yang tampil dengan setengah-setengah karena dia telah menandatangani kontrak besar. Saya mengatakan itu sebagai pendukung Liverpool, semoga membuatnya marah dan membuktikan saya salah," tambah Souness yang membela Liverpool pada medio 1987-1984 itu.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, juga langsung pasang badan membela Mo Salah dengan performanya yang menurun tersebut.

“Ini tidak lebih dari di musim lain, saya tidak yakin apa yang Anda lihat di sana. Kami tidak ingin memiliki itu. Kami ingin memiliki Mo di posisi itu dan kami ingin memiliki, dan memiliki Mo, di posisi tengah juga," tambah Klopp.

"Hari ini terutama kami ingin menggunakan Mo sedikit lebih ke tengah. Tapi kami tidak punya banyak waktu untuk berlatih. Kami baru pulih. Saya berbicara banyak tentang itu, saya tidak yakin saya cukup jelas dengan apa yang sebenarnya saya inginkan di babak pertama."