BolaSkor.com - Tim 3x3 putri Indonesia mencoba mengukir sejarah pada Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Bagi tim Merah Putih, ini menjadi kali pertama mereka mengikuti ajang tersebut.

Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga 3x3 akan berlangsung di Graz, Austria, pada 24-30 Mei 2021. Pada ajang ini, Indonesia berada di pool A bersama Prancis, Amerika Serikat, Jerman, dan Uruguay.

“Ini momen berharga bagi Perbasi juga pecinta basket Indonesia. Untuk kali pertama dalam sejarah, Indonesia ikut ambil bagian di kualifikasi Olimpiade untuk FIBA 3x3. Kita akan persiapkan tim sebaik mungkin agar bisa tampil maksimal di Austria nanti," terang Sekjend PP Perbasi Nirmala Dewi.

Para pemain dan ofisial yang dipercaya membawa nama Indonesia sudah berkumpul di GOR Cahaya Lestari Surabaya sejak minggu (4/4).

Menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi Covid 19, mereka menjalani PCR Swab Test sehari kemudian. Tes ini dilakukan dua tahap untuk memastikan bebas Covid 19.

Baca Juga:

James Harden Alami Cedera Hamstring Lagi

Kalah dari Bali United, Louvre Dewa United Belum Kehilangan Asa

"Test PCR untuk yang pertama ini hasilnya semua negatif. Saat ini sedang menjalani karantina mandiri selama lima hari untuk kemudian menjalani tes PCR kedua. Jika semua kembali negatif, maka dilanjutkan dengan latihan," ungkap Manajer Timnas Bola Basket Indonesia 3x3 Christopher Tanuwidjaja.

Dijelaskan Christopher, dalam persiapan di masa pandemi memang sengaja dipanggil ofisial perempuan. Dan hanya dua saja. Pelatih July dan Sherly Humardhani selaku team delegate. Kemudian untuk pemain ada Dewa Ayu Made Sriartha, Dah Lestari, Nathania Claresta Oriville, Lea Elvensia Wolobubo Kahol, Henny Sutjiono, dan Gabriel Sophia.

Menurutnya, kebijakan ini diambil selain untuk efisiensi juga untuk menyesuaikan regulasi yang sangat terbatas. Mengingat, pelaksanaan kualifikasi nantinya ditempatkan di satu tempat tertutup. Jika kontingen diisi semua wanita maka akan memudahkan dalam hal koordinasi karena sama-sama perempuan.

"Dalam daftar nama kami tidak sertakan pemain naturalisasi karena memang menyesuaikan kualifikasi FIBA untuk penilaian poin pemain di 3x3 ini. Sementara pemain naturalisasi yang ada itu kan baru," ujar Christopher.