BolaSkor.com - Lebih dari 77 ribu pasang mata hadir di Santiago Bernabeu, 5 Maret 2019 dengan mengusung optimisme tinggi. Publik tuan rumah memiliki keyakinan bakal lolos dengan mudah ke perempat final Liga Champions 2018-2019.

Bukan tanpa alasan, kesebelasan yang mereka dukung, Real Madrid, memiliki keunggulan 2-1 pada laga leg pertama. Belum lagi ditambah materi pemain yang jauh di atas tim tamu, Ajax Amsterdam.

Nyatanya, mereka justru harus menyaksikan gol demi gol bersarang di gawang yang dikawal oleh Thibaut Courtois. Mulai dari Hakim Ziyech, David Neres, Dusan Tadic, hingga Lasse Schone mencatatkan nama di papan skor.

Publik tuan rumah kecewa, juara bertahan tiga musim sebelumnya harus tersingkir di hadapan para pendukungnya sendiri. Hasil 1-4 untuk kemenangan Ajax Amsterdam terpampang di papan skor ketika laga usai.

Baca Juga:

Eredivisie Tunda Pekan 33, Ajax Punya Waktu Sepekan Persiapan untuk Melawan Tottenham

Reuni Besar-besaran di Semifinal Liga Champions 2018-19

Real Madrid Vs Ajax Amsterdam

Kejadian yang sama kembali terjadi sekitar satu bulan berselang. Kali ini, 41 ribu penonton di Allianz Stadium menyaksikan tim kesayangan mereka, Juventus, tersingkir oleh Ajax Amsterdam.

Memiliki pemain sekelas Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, serta hasil 1-1 di Amsterdam, Juventus lebih diunggulkan. Apalagi, Ronaldo membuka keunggulan sebelum jeda.

Lagi-lagi Ajax Amsterdam membuat kejutan. Dua gol oleh Donny van de Beek dan Matthijs de Ligt mengubur mimpi Juventus memutus dahaga memenangi Liga Champions.

Kondisi tersebut membuat Ajax Amsterdam menjadi pembicaran pencinta sepak bola di seluruh dunia. Bagaimana tidak, mereka menyingkirkan dua tim kandidat juara, Juventus serta Real Madrid.

Dengan materi pemain ala kadarnya, Ajax Amsterdam mampu melangkah ke semifinal Liga Champions untuk kali pertama sejak 1997. Lantas, apa yang menjadi kunci sukses Godenzonen?