BolaSkor.com - Pemain dan pelatih Juventus sepakat menerima pemotongan gaji selama empat bulan. Keputusan tersebut diambil untuk membantu keuangan klub di tengah pandemi virus corona.

Italia menjadi satu di antara negara terparah soal penyebaran virus corona. Tak heran, Serie A sudah menghentikan kompetisi untuk menekan jumlah penyebaran.

Tidak berputarnya roda kompetisi membuat peserta Serie A mengalami kesulitan finansial. Sebab, tidak ada lagi pemasukan dari pertadingan dan daya beli suporter menjadi berkurang.

Baca juga:

Usai Rugani dan Matuidi, Paulo Dybala Konfirmasi Positif Virus Corona

Dejan Kulusevski dan 4 Pemain Asal Swedia di Juventus

Juventus

Jika terus berlangsung, klub-klub tersebut diprediksi akan mengalami krisis finansial. Untuk itu, diperlukan langkah strategis menghindari masalah di masa depan.

Juventus menjadi pelopor dengan membuat kebijakan memangkas gaji pelatih dan pemain untuk empat bulan ke depan. Keputusan tersebut diterima Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

"Mencapai kesepakatan dengan para pemain dan pelatih tim utama mengenai kompensasi untuk bagian residual pada musim ini," tegas Juventus dalam keterangan resmi.

"Kesepakatan tersebut memberikan pengurangan kompensasi untuk jumlah yang sama pada Maret, April, Mei, dan Juni 2020. Pada beberapa pekan ke depan, perjanjian pribadi dengan para pemain dan pelatih akan diselesaikan. Sebab, saat ini butuh peraturan."

Cristiano Ronaldo yang menerima upah 31 juta euro per musim menyumbang paling besar. Calciomercato mewartakan, CR7 akan menerima potongan hingga 10 juta euro.

"Efek ekonomi dan finansial dari kesepakatan ini akan mencapai sekitar 90 juta euro untuk keuangan musim 2019-2020."

"Jika pertandingan musim ini akan dijadwalkan ulang, klub akan bernegosiasi dengan itikad baik bersama para pemain dan pelatih untuk meningkatkan kompensasi sesuai dengan syarat dimulainya kompetisi resmi," sambung Juve.

Juventus berada di puncak klasemen Serie A dengan perolehan 63 poin. Rencananya, Serie A akan kembali bergulir pada awal Mei 2020.