BolaSkor.com - Striker Dewa United FC, Herman Dzumafo Epandi, masih menunjukkan tajinya meski usianya sudah tak muda lagi. Pemain berusia 41 tahun itu masih menjadi striker utama Tangsel Warrior.

Ia pun menjawab kepercayaan pelatih Kas Hartadi dengan torehan 2 gol dan satu assist sepanjang empat laga terakhir. Sebuah torehan fantastis bagi striker gaek di Liga 2 2021.

Dzumafo berhasil membawa Dewa United FC menjadi satu-satunya tim yang meraih empat kemenangan beruntun di Liga 2 2021. Hasil ini diraih usai Tangsel Warrior mengalahkan Rans Cilegon FC (3-1), Perserang Serang (2-0), dan Badak Lampung FC (1-0), dan PSKC Cimahi (2-0).

Baca Juga:

Dewa United FC Pantang Magrur Usai Menang 4 Kali Beruntun

Perjuangan Luar Bisa Dewa United FC, Kalahkan PSKC dengan 10 Pemain

Herman Dzumafo
Aksi Herman Dzumafo melawan PSKC Cimahi. (BolaSkor.com/Paulus Dwi Arde Nugroho)

Dewa United FC pun tetap kokoh di puncak klasemen sementara Grup B Liga 2 2021 dengan raihan 12 poin dari 4 laga. Peluang ke babak 8 besar terbuka sangat lebar.

Dzumafo yang merupakan pemain naturalisasi, tak hanya sekedar bermain sepak bola bersama Dewa United FC. Pemain kelahiran Kamerun, 21 Februari 1980 itu memiliki misi mulia.

Apa misi mulia pemain yang mendapat status Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2017 itu? Jawabannya ada pada wawancara BolaSkor.com dengan Dzumafo. Berikut kutipan wawancaranya:

Herman Dzumafo
Aksi Herman Dzumafo melawan Perserang Serang. (BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)

1. Kenapa Anda memilih Dewa United FC sebagai klub untuk melanjutkan karier?

Saat itu, Dewa United FC menjabarkan target dan ambisi mereka sangat bagus di Liga 2 2021. Walau berat saat itu, saya tertarik bergabung denggan Dewa United FC karena saya lihat tim ini punya profesionalisme yang bagus. Manajemen Dewa United FC sangat profesional.

Seiring berjalannya waktu, kami sudah dalam jalan yang benar (meraih kemenangan empat kali beruntun). Ini berkat kerja keras pemain, staf pelatih, dan manajemen. Saya yakin sekarang kami bisa mencapai target (promosi Liga 1), asalkan kerja keras.

2. Bagaimana Anda memandang Dewa United sebagai klub sepak bola di Indonesia?

Saya melihat Dewa United FC klub yang profesional. Manajemen sangat profesional dan serius dengan ambisi yang bagus (promosi). Dengan keseriusan, saya yakin Dewa United FC dapat menjadi tim profesional yang bersaing di Liga 1 nantinya.

3. Anda sudah sangat berpengalaman di sepak bola Indonesia. Apa yang ingin Anda persembahkan kepada pemain muda Dewa United FC?

Saya memberikan contoh baik di dalam maupun luar lapangan. Saya ingatkan kepada para pemain muda Dewa United FC untuk kerja keras, jaga pola makan, jaga kesehatan, hingga jaga attitude.

Semua orang bisa main bola. Semua orang bisa nendang bola. Tetapi jadi pemain sepak bola profesional itu tidak hanya menendang bola. Banyak yang harus dijaga. Percuma kalau bisa main bola, tetapi tak bisa jaga pola makan hingga attitude.

4. Target Anda untuk Dewa United FC?

Target saya dari awal sudah jelas yakni membawa Dewa United FC ke Liga 1. Ini sudah menjadi target kami bersama sejak awal. Dengan kerja keras dan kemauan, kami yakin bisa mencapai target itu.

Herman Dzumafo
Aksi Herman Dzumafo melawan Badak Lampung FC. (BolaSkor.com/Paulus Dwi Arde Nugroho)

5. Jika pensiun nanti, Anda melanjutkan karier di sepak bola sebagai pelatih atau mau menekuni bidang lain, bisnis misalnya?

Kalau pensiun saya tetap berada di sepak bola (jadi pelatih), misi saya tentu membawa sepak bola Indonesia lebih baik lagi ke depannya.

6. Mau enggak Anda kalau nanti ditawarin masuk jajaran pelatih Dewa United FC, jika pensiun?

Ya itu salah satu program yang menarik jika saya pensiun nanti. Kenapa tidak jika ada tawaran.

7. Bagaimana Anda melihat persaingan Liga 2? Klub mana yang berpotensi promosi selain Dewa United FC?

Semua tim masih berpotensi. Ini masih tiga pertandingan awal, masih banyak pertandingan. Saya belum bisa menentukan.

Untuk itu, kami harus kerja keras lagi untuk meraih target (promosi). Semua masih berpeluang. Yang jelas menurut saya persaingan akan lebih ketat lagi ke depannya.