BolaSkor.com - Jika mengumpulkan daftar penyerang terhebat dalam satu dekade terakhir, nama Luis Suarez layak dimasukkan. Suarez terus menjadi momok untuk pertahan lawan di mana pun berada.

Luis Suarez mengasah bakatnya di tim asal Uruguay, Nacional. Kemudian, FC Groningen adalah klub yang membawanya ke Eropa. Satu tahun berselang atau lebih tepatnya pada 2007, Suarez kemudian berlabuh ke Ajax Amsterdam.

Kemampuan mencetak gol Suarez semakin terasah di Ajax. Ia mengemas 111 gol hanya dalam 159 pertandingan.

Tak heran, Liverpool bersedia merogoh kocek hingga 26,5 juta euro untuk membeli Suarez pada muusim panas 2011. Namun, hanya bertahan tiga tahun, Suarez memutuskan menuju Barcelona.

Keputusan Suarez angkat kaki ke Barcelona sangat tepat. Ia meraih berbagai prestasi bersama Blaugrana. Suarez menjadi satu di antara pemain dengan jumlah gol terbanyak setelah mengkreasikan 195 gol.

Baca juga:

Titik Nadir Karier James Rodriguez, Bersinar di Piala Dunia 2014 dan Berakhir di Qatar

Profil Karim Adeyemi, Periang dengan Talenta 'Pembunuh Berdarah Dingin'

4 Perselisihan Panas Pelatih Vs Presiden Klub di Barcelona

Caption

Namun, apa yang sudah diberikan Suarez tidak mendapatkan balasan setimpal dari Barcelona. Pada musim 2020-2021, Barca memutuskan mendepak Suarez.

Rupanya, Suarez tahu betul cara membalas dendam. Striker 34 tahun itu memilih hengkang ke rival domestik Barca, Atletico Madrid.

Hebatnya, ketika Barcelona kesulitan berjuang dengan striker yang minim, Suarez justru membawa Atletico Madrid juara LaLiga. Pada musim ini, ketajaman Suarez masih terjaga dengan mencatatkan empat gol dari sembilan pertandingan.

Meskipun menjadi satu di antara penyerang dengan nama besar, tetapi ada sejumlah sisi kehidupan Suarez yang mungkin belum Sobat BolaSkor ketahui. Berikut lima di antaranya:

1. Lahir dari keluarga pesepak bola

Luis Suarez lahir di keluarga di mana sepak bola mengalir dalam darah mereka. Eks Barcelona itu merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara, dan banyak saudara-saudaranya yang bermain sepak bola profesional di Uruguay dan Amerika Latin, seperti Paolo, Maximiliano, dan Diego. El Pistolero – ‘Sang Penembak’ – adalah yang tersukses di antara mereka semua.

2. Mengejar cinta hingga ke Barcelona

Luis Suarez telah mengenal Sofia, istrinya, sejak mereka masih remaja. Keluarga Sofia pindah ke Barcelona ketika mereka masih muda, membuat kisah cinta mereka tertunda.

Suarez lalu fokus dengan kariernya dan berharap sepak bola dapat membawanya ke Eropa, dan mudah-mudahan ke Barcelona.

Rupanya, mimpi itu itu menjadi kenyataan. Ia tiba ke Barcelona dari Groningen, Ajax, dan Liverpool. "Bermain dan tinggal di Spanyol, di mana istri saya dan keluarganya tinggal telah menjadi mimpi dan ambisi saya," ujar Suarez setelah bergabung dengan Blaugrana pada 2014.

3. Hubungan Spesial dengan Edinson Cavani

Suarez dan Edinson Cavani telah menjadi andalan lini serang timnas Uruguay dalam beberapa tahun terakhir. Namun, hubungan mereka rupanya sudah terjalin sejak beberapa dekade lalu.

Keduanya berasal dari kota Salto, sebuah kota kecil dengan 100 ribu penduduk, dan hari lahir mereka hanya terpaut 21 hari di tahun 1987. Fakta lainnya adalah mereka tumbuh di lingkungan rumah yang hanya berjarak enam blok.

4. Dua kali meraih sepatu emas Eropa

Semua orang tahu bahwa Luis Suarez adalah penyerang tajam dengan rekor sangat impresif. Performa tersebut membuatnya memenangi sepatu emas Eropa, penghargaan bagi top skorer di Eropa, sebanyak dua kali.

Penghargaam sepatu emas Eropa pertama pada musim 2013-2014 bersama Liverpool. Berikutnya, musim 2015-2016 bersama Barcelona.

Ia juga satu-satunya pemain selain Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang memenangi penghargaan Pichichi sebagai top skorer LaLiga dalam satu dekade ke belakang.

5. Mengemas 10 hat-trick di LaLiga

Suarez adalah satu dari 12 pemain dalam sejarah LaLiga yang catatan hat-tricknya menyentuh dua digit. Ia datang ke Barcelona enam musim lalu, tetapi dengan cepat mencetak 10 hat-trick.

Hat-trick pertamanya dicatatkan ketika melawan Cordoba CF di musim 2014-2015. Sementara itu, Hat-trick terbarunya ditorehkan di pertandingan terbesar: dalam kemenangan 5-1 Barcelona di El Clasico, Oktober 2018.