BolaSkor.com - Matchday pertama Piala Eropa 2020 telah rampung digelar. Sebanyak 12 pertandingan dari enam grup yang ada berjalan dengan lancar.

Italia membuka gelaran Piala Eropa 2020 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Turki. Hasil itu juga membuat Gli Azzurri kokoh di puncak klasemen grup A.

Hasil sempurna juga diraih Prancis untuk menutup matchday pertama. Sang juara dunia mampu mengalahkan Jerman yang bermain di depan publiknya sendiri.

Baca Juga:

Piala Eropa 2020 - Prancis 1-0 Jerman: Gol Bunuh Diri Menangkan Les Blues

Bintang Laga Prancis Vs Jerman: Paket Lengkap Paul Pogba

Piala Eropa 2020: Membandingkan Kemewahan Lini Depan Jerman dan Prancis

Total 28 gol tercipta sepanjang matchday pertama. Hanya laga Spanyol kontra Swedia yang berakhir dengan skor 0-0.

Selain itu, belum ada satu pun tim yang mampu mencetak lebih dari tiga gol dalam satu pertandingan. Torehan hat-trick juga gagal dibukukan para pemain dari 24 tim yang berlaga.

Sejumlah momen menarik juga mewarnai matchday pertama fase grup Piala Eropa 2020. BolaSkor.com telah merangkum lima di antaranya:

1. Christian Eriksen kolaps di lapangan

Momen yang paling menarik pada matchday pertama tentu insiden Christian Eriksen kolaps di lapangan pada laga Denmark kontra Finlandia. Pemain Inter Milan itu diduga mengalami serangan jantung.

Insiden tersebut mendapat sorotan dari berbagai belahan dunia. Banyak tokoh dari dalam dan luar sepak bola yang memberikan doa dan dukungan kepada Eriksen.

Beruntung nyawa Eriksen masih mampu diselamatkan. Ia kini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan hampir pasti melewatkan sisa laga Piala Eropa 2020.


2. Aksi heroik Simon Kjaer

Dari insiden yang menimpa Eriksen, muncul sosok kapten panutan dalam diri Simon Kjaer. Pemain berusia 32 tahun itu memang menunjukkan kepemimpinannya dalam menghadapi situasi kritis tersebut.

Kjaer turut memberi pertolongan pertama kepada Eriksen. Hal ini turut berperan penting menyelamatkan nyawa rekan setimnya tersebut.

Kemudian Kjaer juga meminta para pemain Denmark untuk membuat barikade saat Eriksen menerima perawatan dari tim medis. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi Eriksen dari sorotan kamera.

Kjaer juga sempat menenangkan istri Eriksen yang menyaksikan langsung dari pinggir lapangan. Sikap pemain AC Milan tersebut seolah meningkatkan standar seorang kapten tim sepak bola.


3. Selebrasi kontroversial Marko Arnautovic

Austria sukses mengalahkan Makedonia Utara dengan skor 3-1 pada laga perdana grup C. Namun selebrasi Marko Arnautovic lebih disorot ketimbang hasil pertandingan itu sendiri.

Arnautovic yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol ketiga Austria pada menit ke-89. Namun ia merayakannya dengan cukup emosional.

Arnautovic sempat melakukan gestur yang dianggap sebuah penghinaan. Ia menempelkan jari telunjuk dan jempol untuk membentuk lingkaran.

Gestur tersebut dianggap sebagai simbol kebencian. Arnautovic juga sempat memaki pemain Makedonia Utara, Ezgjan Alioski hingga harus ditenangkan David Alaba.

Arnautovic telah meminta maaf atas aksi emosionalnya tersebut. Ia juga membantah bersikap rasis kepada pemain Makedonia Utara.


4. Duel Sengit Belanda Vs Ukraina

Laga Belanda kontra Ukraina bisa dibilang menjadi yang terseru pada matchday pertama. Kedua tim memang terlibat aksi kejar-mengejar gol yang dramatis.

Belanda seperti akan menang mudah saat mencetak dua gol cepat di awal babak kedua lewat aksi Georginio Wijnaldum dan Wout Weghorst. Namun Ukraina tak menyerah begitu saja.

Tim asuhan Andriy Shevchenko mampu bangkit dan menyamakan kedudukan dalam tempo singkat. Andriy Yarmolenko memperkecil kedudukan pada menit ke-75 sebelum Roman Yaremchuk mengubah skor menjadi 2-2 empat menit berselang.

Saat kedudukan seperti akan berakhir imbang, Belanda mampu mencetak gol kemenangan. Sundulan Denzel Dumfries memastikan kemenangan Der Oranje dengan skor 3-2.


5. Gol Indah Patrik Schick

Dari total 28 gol sepanjang matchday pertama, banyak yang tercipta dengan indah. Namun tampaknya tidak ada yang seidah Patrik Schick.

Schick mencetak dua gol saat Republik Ceko menang 2-0 atas Skotlandia. Gol keduanya tercipta dengan cara yang istimewa.

Schick melakukan tembakan jarak jauh dari hampir setengah lapangan. Bola meluncur deras ke gawang Skotlandia tanpa bisa dihentikan David Marshall yang sudah kehilangan posisi.

Menurut catatan Opta, gol Schick tercipta dari jarak 45,5 meter. Itu merupakan jarak gol terjauh yang pernah dibuat seorang pemain pada putaran final Piala Eropa sejak 1980.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini