BolaSkor.com - Real Madrid sukses memenangi persaingan dengan seteru abadinya, Barcelona untuk meraih gelar juara LaLiga 2019-2020. Ini merupakan gelar liga domestik ke-34 sepanjang sejarah Los Blancos.

Kesuksesan Madrid menjuarai LaLiga cukup mengejutkan mengingat permainan mereka mengalami pasang surut sepanjang musim ini. Hal itu tak terlepas dari tak konsistennya permainan sejumlah bintang termasuk Eden Hazard atau Gareth Bale.

Pandemi virus corona yang membuat kompetisi ditangguhkan sejak pertengahan Maret seperti menjadi berkah tersendiri bagi Madrid. Padahal sebelum hal itu terjadi, mereka baru saja menelan dua kekalahan dari tiga laga terakhir sehingga tertahan di peringkat kedua.

Baca Juga:

6 Fakta Mengesankan yang Iringi Kesuksesan Real Madrid Juara LaLiga 2019-2020

Real Madrid 2-1 Villarreal: Dua Gol Karim Benzema Bantu Los Blancos Kunci Gelar Juara LaLiga

Andai Real Madrid Juara LaLiga Malam Ini, Ada yang Tak Biasa pada Penyerahan Trofi

Namun jeda sekitar tiga bulan mampu dimanfaatkan Madrid untuk memperbaiki performanya. Terbukti, sejak LaLiga dilanjutkan pada pertengahan Juni, mereka menyapu bersih sepuluh laga dengan kemenangan.

Di sisi lain, Barcelona justru mengalami penurunan performa. Blaugrana hanya mampu membukukan enam kemenangan, tiga kali imbang dan sekali kalah.

Kesuksesan Madrid ini tak lepas dari kerja kolektif seluruh tim. Hal itu terlihat dari masuknya 21 pemain dalam daftar pencetak gol sepanjang musim ini yang menjadi rekor baru selama abad ke-21.

Meski begitu ada sejumlah nama yang perannya sangat vital dalam kesuksesan ini. BolaSkor.com telah merangkum lima sosok tersebut di bawah ini:

1. Thibaut Courtois

Thibaut Courtois sukses menjawab keraguan banyak pihak yang meremehkan kemampuannya usai tampil buruk pada musim perdana membela Madrid, tahun lalu. Ia bahkan sempat dikritik oleh suporter klubnya sendiri.

Namun kiper berkebangsaan Belgia itu mampu menunjukkan permainan berbeda sepanjang musim 2019-2020. Ia menjelma menjadi tembok kokoh di lini pertahanan untuk membantu Madrid mengamankan poin-poin krusial.

Sepanjang musim ini, Courtois sudah tampil dalam 34 pertandingan di LaLiga. Hasilnya ia hanya kebobolan 20 gol dan mencatatkan clean sheets sebanyak 18 kali.

Torehan tersebut membuatnya menjadi kandidat terkuat untuk meraih trofi Zamora yaitu kiper dengan rasio kebobolan terendah dalam satu musim. Ia kini memimpin daftar tersebut dengan catatan 0,59 gol/laga atau lebih baik dari Jan Oblak yang memiliki rasio 0,7 gol/laga.


2. Sergio Ramos

Peran Sergio Ramos dalam kesuksesan Real Madrid menjuarai LaLiga 2019-2020 sangatlah besar. Ia merupakan kapten dan pemimpin di lini pertahanan Madrid.

Sulitnya gawang Courtois dijebol tak lepas dari peran Ramos. Ia tercatat hanya absen tiga kali sepanjang musim ini.

Selain itu, kontribusi Ramos juga terlihat dalam hal penyerangan. Ia menjadi top skorer kedua Madrid di bawah Benzema dengan koleksi sepuluh gol.

Jumlah tersebut membuatnya menjadi bek pertama sejak musim 2005-2006 yang mampu mencetak dua digit gol di LaLiga. Enam di antara gol tersebut ia ciptakan lewat titik penalti.


3. Luka Modric

Penampilan Luka Modric memang sudah mulai menurun dibanding musim-musim sebelumnya. Hal itu merupakan hal yang wajar mengingat ia kini sudah berusia 34 tahun.

Namun pemain berkebangsaan Kroasia tersebut masih menunjukkan kelasnya sebagai pelayan utama lini depan Madrid. Modric mampu membukukan tiga gol dan tujuh assist dari 31 laga di LaLiga musim ini.

Catatan di atas setidaknya bisa menjadi bahan pertimbangan manajemen Madrid untuk memperpanjang kontraknya. Jika tidak, Modric akan berstatus bebas transfer pada musim panas 2021 mendatang.


4. Karim Benzema

Karim Benzema bisa dibilang menjadi bintang utama kesuksesan Madrid menjuarai LaLiga 2019-2020. Ia sukses menggantikan peran Cristiano Ronaldo sebagai tumpuan mencetak gol.

Total 21 gol telah dicetak Benzema dari 36 laga di LaLiga musim ini. Ia hanya tertinggal dua gol dari Lionel Messi dalam daftar top skorer sementara.

Tak hanya itu, kontribusi Benzema juga dibuktikan dengan kemampuannya dalam memberikan umpan. Ia sudah membukukan delapan assist yang salah satunya merupakan umpan tumit kepada Casemiro pada laga kontra Espanyol.


5. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane memang sudah tak bermain di lapangan. Namun tangan dinginnya dalam meracik strategi di pinggir lapangan menjadi kunci utama kesuksesan Madrid.

Torehan ini juga menjadi pembuktian Zidane sebagai pelatih kelas dunia. Ia tetap mampu membawa Madrid berprestasi meski sudah tak memiliki Cristiano Ronaldo dalam skuatnya.

Meski begitu, perjalanan Zidane menangani Madrid musim ini tak selalu berjalan mulus. Ia kerap dirumorkan memiliki hubungan yang buruk dengan sejumlah bintang seperti Eden Hazard, Gareth Bale dan James Rodriguez.

Namun pada akhirnya, Zidane berhasil membuktikan tak bergantung dengan salah satu bintangnya saja. Madrid asuhannya lebih mengandalkan kerja sama tim untuk meraih kemenangan.

Gelar LaLiga 2019-2020 merupakan trofi kesebelas Zidane selama menangani Madrid. Ia hanya butuh empat piala lagi untuk menahbiskan diri sebagai pelatih terbaik El Real menggantikan Miguel Munoz.