BolaSkor.com - Legenda Manchester United yang kini jadi pandit sepak bola, Patrice Evra, turut memberikan prediksinya mengenai calon atau kandidat juara Premier League 2022-2023. Evra pun menilai musim ini sebagai musim yang 'gila'.

Bukan tanpa alasan pria asal Prancis itu menuturkannya, sebab musim ini unik dengan adanya Piala Dunia 2022 yang dihelat pada November hingga Desember. Alhasil segala sesuatunya dapat terjadi dengan kondisi pemain yang kembali dari timnas, mengikuti Piala Dunia, lalu kembali dalam kondisi tak bugar.

Terlebih seperti di setiap edisinya Premier League selalu menghadirkan kejutan. Manchester City dan Liverpool masih jadi kandidat kuat juara, namun tim lain juga punya peluang yang sama seperti Arsenal, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester United.

Baca Juga:

Graham Potter Dapat Peringatan, Chelsea Bukanlah Brighton & Hove Albion

Chelsea Punya Catatan Minor di Liga Champions, Graham Potter Bangga dengan Karakter Tim

Graham Potter Latih Chelsea, Harapan Baru untuk Kepa Arrizabalaga

"Ini Premier League yang gila, ada banyak kejutan,” kata Evra kepada Betfair. "Favoritnya adalah Liverpool dan City, tetapi apa pun bisa terjadi. Lebih banyak pertandingan akan datang dan saya selalu mengatakan Anda tahu lebih banyak sekitar bulan Desember, tetapi sekarang ada Piala Dunia. Jadi, semuanya aneh."

"Saya pikir City dan Liverpool masih menjadi favorit, tetapi Anda juga memiliki banyak tim lain termasuk Tottenham, Arsenal, dan Chelsea. Meskipun, sangat aneh dengan Chelsea saat ini."

"United bisa mengejutkan orang-orang sekarang jika mereka terus berjuang seperti yang mereka lakukan, mereka bisa berada di sana," tambah Evra.

Dibanding musim lalu, Evra melihat persaingan ini lebih ketat karena tim-tim papan tengah semakin kuat, seperti halnya Newcastle United dan Crystal Palace.

"Setiap tim sulit, bermain melawan Crystal Palace Anda akan berjuang, bermain melawan Newcastle Anda akan berjuang, setiap pertandingan akan sulit," lanjut Evra.

"Saya tidak berpikir kita akan melihat perbedaan poin yang besar, seperti pemenang liga tidak akan unggul 20 poin atau 10 poin, seperti tahun-tahun sebelumnya."

"Ini akan sulit dan sulit untuk mengatakan siapa yang akan memenangkan liga. Saya terus mengatakan apa yang saya katakan di awal musim, Liverpool dan City adalah favorit," urai Evra.