BolaSkor.com - Komitmen Arema FC memang masih kuat dalam mendukung kelanjutan Liga 1 musim 2020. Meski pada sikap sebelumnya, tim Singo Edan lebih condong mendukung penghentian kompetisi dengan digantikan musim baru.

Meski begitu, Arema FC menyatakan tidak setuju dengan usulan terkait pertandingan tanpa penonton atau suporter. Aspek kesehatan menjadi pertimbangan, lantaran kompetisi kembali berlanjut di tengah masa pandemi COVID-19.

"Sikap kami jelas, bahwa kami memilih pertandingan Liga 1 tetap dengan kehadiran penonton," tutur General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Baca Juga:

Tunggu Kepastian Latihan Persija, Evan Dimas Tegaskan Kondisi Terjaga

Gelandang Persib Abdul Aziz Minta Pengertian Bobotoh

"Dan saya pikir jika bertanya kepada semua stakeholder sepak bola seperti pemain dan pelatih, mereka pastinya ingin pertandingan tetap dengan penonton," imbuhnya.

Sikap itu tak lepas dari pertimbangan secara teknis, terutama pengaruh ke tim. Bahwa berapa pun kehadiran suporter, bisa berimbas bagus terhadap motivasi bertanding pemain untuk berjuang mengejar tiga angka di tengah lapangan.

"Bayangkan kalau pemain mencetak gol, lalu tidak ada yang tepuk tangan. Itu sama saja seorang pelawak yang melucu, tapi tidak ada yang tertawa. Jadinya ingah ingih (melongo)," tandas Ruddy Widodo.

"Kembali lagi, ibarat sayur tanpa garam. Ya, kurang enak, kurang lengkap saja," tambah manajer kelahiran Madiun tersebut.

Keberadaan suporter memang cukup penting bagi eksistensi Arema FC sejak berdiri pada 1987 silam. Bagaimana hasil penjualan tiket pertandingan sangat berimbas besar pada stabilitas finansial klub sejak era kompetisi Galatama, Liga Indonesia, Indonesia Super League hingga era kompetisi Liga 1 saat ini. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)