BolaSkor.com - Didier Drogba bisa dibilang merupakan pesepak bola tersukses Pantai Gading. Namun hal itu tak serta merta membuat keinginan menjadi ketua PSSI-nya Pantai Gading (FIF) mudah diwujudkan.

Sebaliknya, ambisi Drogba tersebut justru berakhir tragis. Dalam prosesi pemilihan yang baru saja dilakukan, mantan bintang Chelsea itu tak mampu mendapatkan satu suara pun.

Dilansir dari The Sun, pemilihan ketua atau presiden FIF diikuti oleh tiga kandidat. Selain Drogba, dua kandidat lainnya adalah Wakil Presiden FIF periode sebelumnya, Idris Diallo, dan Presiden Liga Pantai Gading, Sory Diabate.

Diabate memenangi pemilihan ini usai mendapat 11 dari total 14 suara. Sementara, Drogba dan Diallo sama sekali tak mendapat suara karena tiga pemilik suara memilih abstain.

Baca Juga:

Didier Drogba Rindu Lihat Aksi Jose Mourinho Melatih

Didier Drogba Menilai Frank Lampard sebagai Pelatih yang Sangat Bagus

Emmanuel Adebayor Terang-terangan Tolak Berdonasi untuk Perangi Virus Corona

Didier Drogba bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino

Hasil ini cukup mengejutkan. Awalnya Drogba menjadi unggulan karena mendapat dukungan dari salah satu calon lain yang mengundurkan diri, Eugene Diomande.

Penyebab kekalahan Drogba disebut-sebut karena Diabate mendapatkan dukungan lebih nyata. Sebagai presiden liga, dia didukung oleh 48 klub profesional di Pantai Gading.

Diabate bakal memimpin federasi sepak bola Pantai Gading selama lima tahun ke depan. Ia menggantikan Augustin Sidy Diallo yang telah menjabat selama dua periode sejak 2011 silam.

Bagi Drogba, kekalahan ini tentu sangat mengecewakan. Ia sangat mendambakan jabatan tersebut sampai rela menolak tawaran menjadi staf pelatih Chelsea.