BolaSkor.com - Persija Jakarta baru saja mengumumkan pelatih anyarnya, Angelo Alessio, Kamis (10/6) sore. Namanya disampaikan langsung oleh Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca dalam acara Ngopi Bareng, yang juga ditayangkan secara langsung di akun Youtube klub.

"Pelatih Persija untuk Liga 1 2021-2022 Angelo Alessio dari Italia," kata Prapanca setelah mengunggah sambutan untuk Angelo Alessio di akun Instagram Persija.

Sebelum memilih Angelo Alessio, Persija punya lima kandidat. Kemudian mengerucut ke tiga nama, sebelum dua nama.

Bambang Pamungkas menyebut bahwa Persija bahkan sudah hampir melangkah jauh dengan pelatih lain, namun tak berlanjut sebelum memutuskan memilih pelatih kelahiran Cappaccio, Italia itu.

Baca Juga:

Persija Umumkan Angelo Alessio sebagai Pelatih Anyar

Akuisisi 30 Persen Saham PSIS Semarang Diikuti Rencana Besar

"Saya senang untuk memulai pekerjaan," terang Angelo Alessio dalam telekonferensi.

Angelo Alessio terbilang cukup dikenal di Eropa. Mengingat dirinya sempat bekerja di klub besar yakni Juventus dan Chelsea. Ia juga pernah membantu Timnas Italia.

Karier kepelatihannya dimulai dengan bergabung sebagai anggota staf pelatih Napoli. Ia kemudian menjadi pelatih kepala sejumlah tim Serie C2, yakni Imolese, Massese, SPAL.

Kemampuannya mulai mendapat perhatian setelah bekerja sama dengan Antonio Conte di Siena pada 2010-2011. Klub tersebut promosi, sebelum Alessio dan Conte mendapat pekerjaan di Juventus mulai 2011.

Alessio menikmati tiga tahun berturut-turut mendominasi Serie A, dengan tiga gelar liga dan dua Piala Super Italia. Alessio pernah menjadi caretaker sejak Oktober 2012-Desember 2012 dan kembali bekerja sama dengan Conte di Timnas Italia pada 2014-2016. Ia mengikut Conte ke Chelsea.

Pada Januari 2019, ia menyatakan niat menjadi pelatih kepala sehingga mengakhiri kolaborasi dengan Conte. Pada 16 Juni 2019, ia ditunjuk menjadi pelatih klub Skotlandia Kilmarnock menggantikan Steve Clarke.

Angelo Alessio saat diperkenalkan Kilmarnock FC. (Kilmarnock FC)

Kariernya hanya berlangsung selama enam bulan. Ia didepak setelah 22 pertandingan, dengan catatan sembilan kemenangan, lima hasil seri, dan delapan kekalahan.

"Saya dipecat pada pertengahan Desember ketika kami berada di urutan kelima dan bersaing untuk tempat teratas. Itu tidak bisa dijelaskan, saya tidak bisa menjelaskan kepada Anda. Pada bulan Oktober, saya bahkan menerima penghargaan manager of the month," kata Alessio dikutip dari Daily Record pada 19 Februari 2020.