BolaSkor.com - Laga leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Kanjuruhan, tak hanya menjadi panggung pertama Aremania setelah lepas dari sanksi Komdis PSSI. Namun, laga menjamu Persita Tangerang tersebut sekaligus menjadi ujian perdana bagi suporter setia Arema FC itu.

Hal itu sebagai upaya penilaian publik atas rentetan pelanggaran yang ditimbulkan Aremania, hingga turunnya sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada musim lalu. Pada lima pertandingan kandang Liga 1 musim lalu, Arema FC menuai kerugian besar dengan sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton di Stadion Kanjuruhan Malang.

"Kami bangga dengan perubahan Aremania yang lebih baik saat ini, mulai koreo maupun nyanyian. Dukungan mereka luar biasa," papar Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Baca Juga:

Sempat Dikaitkan Arema FC, Eks Sriwijaya FC Manuchekhr Dzhalilov Bela FC Istiklol Lagi

Pelatih Timnas Simon McMenemy Berkelit Pemain Incaran dalam Laga Arema FC Vs Persita

Piala Indonesia 2018: Persita Tegak Kepala karena Tak Jadi Lumbung Gol Arema FC

Pihaknya pun sebenarnya ketar-ketir dengan antusiasme tinggi Aremania setelah tiga bulan lamanya dilarang menyaksikan Arema FC berlaga di stadion. Perkiraan munculnya nyanyian berujar kebencian, penyalaan flare, maupun pelanggaran lainnya, sempat terbayang untuk melampiaskan hasrat mendukung Arema yang sempat terisolasi.

"Kami berharap, perilaku positif ini terus berlanjut untuk pertandingan ke depannya. Jangan lagi melakukan hal-hal yang melanggar regulasi dan menimbulkan sanksi," tambah Haris.

Meski sempat terisolasi akibat sanksi, namun fanatisme Aremania sama sekali tidak luntur. Buktinya, Aremania mampu membuat Stadion Kanjuruhan kembali didominasi warna biru dengan kehadiran 27.552 pasang mata.

"Kami berterima kasih dengan dukungan Aremania secara penuh di stadion, pada pertandingan pertama (setelah sanksi Komdis PSSI) di Kanjuruhan," pungkasnya. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)