BolaSkor.com - Pelatih Arema FC, Mario Gomez memutuskan untuk tetap tinggal di Kota Malang, selama masa pandemi virus corona (COVID-19) saat ini. Padahal, ia memiliki opsi untuk pulang ke Argentina sambil menunggu kejelasan kompetisi di Indonesia.

Namun, Mario Gomez tidak mengambil opsi itu. Ada sejumlah pertimbangan penting yang membuatnya tetap tinggal dan menjalani aktivitas di Malang.

"Saya tidak bisa pulang ke Argentina. Karena negara saya tutup (semua akses perbatasan). Ya, saat ini saya di Malang saja," papar pelatih Arema FC berusia 63 tahun tersebut.

Baca Juga:

Ungkapan Rindu dan Harapan Ilija Spasojevic terhadap Liga 1 2020

Tanggapan Bek Bali United Leonard Tupamahu soal Langkah APPI terkait Gaji Pemain

Tetap di Indonesia, juga bukan berarti aktivitasnya menjadi normal. Lantaran Kota Malang masuk ke dalam Zona merah pandemi, sehingga semua aktivitas warganya dibatasi dengan sebaik mungkin tidak keluar rumah.

Mario Gomez sendiri mendapatkan fasilitas tempat tinggal di salah satu hotel ternama Kota Malang. Mantan Pelatih Persib Bandung itu tinggal bersama tiga anak asuhnya, yaitu Jonatan Bauman dan Elias Alderete (Argentina) serta Matias Malvino (Uruguay).

"Saya tetap beraktivitas dengan pergi ke gym (pusat kebugaran), jalan-jalan di hotel bersama Marcos (Gonzales), asisten saya untuk berkomunikasi," ungkapnya.

Kendati demikian, ia tidak memungkiri jika sudah merindukan keluarganya di rumah. Komunikasi melalui telepon seluler maupun aplikasi tatap muka, menjadi solusi bagi pelatih yang membawa Johor Darul Ta'zim juara AFC Cup di tahun 2015 tersebut.

"Ya, saya selalu komunikasi dengan keluarga. Juga membaca (buku-buku maupun berita perkembangan covid-19)," tutup Gomez. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)