BolaSkor.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra memastikan timnya akan bekerja ekstra keras menghadapi Bhayangkara FC di laga kedua babak Grup C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Kamis (16/6).

Teco mengatakan hal itu wajar dilakukan. Selain Bhayangkara FC merupakan lawan yang bagus, seluruh tim peserta Grup C memiliki peluang yang sama untuk lolos karena sama-sama mengantongi satu poin di pertandingan pertamanya.

"Di grup kita semua punya kesempatan yang sama untuk lolos grup. Semua punya satu poin dan satu gol. Kita besok lawan tim bagus, lawan Bhayangkara. Mereka punya kualitas bagus, kita harus kerja ekstra keras untuk melawan mereka," kata Teco dalam prematch press conference di Graha Persib, Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (15/6).

Pelatih asal Brasil ini membenarkan timnya tidak bisa memainkan Eber Bessa di laga nanti karena mendapatkan kartu merah di laga sebelumnya melawan Persib. Namun, ia mengaku sudah mempersiapkan penggantinya.

Baca Juga:

Persib Imbang Lawan Bali United, Umuh Muchtar Salahkan Bobotoh

Javier Roca Sebut Persik di Atas Angin Jelang Lawan Arema FC

"Kita punya Fadil, Pellu, pemain muda kita, Hariono, Ahmad Agung, Ramdani. Tapi kita harus lihat latihan terakhir, kita lihat kondisi pemain paling fit lawan Bhayangkara agar tidak salah pilih," tegasnya.

Teco juga menyebut turnamen Piala Presiden bisa menjadi kesempatan bagi timnya untuk melihat komposisi terbaik. Sebab dalam waktu dekat, Bali United akan menghadapi Piala AFC.

"AFC adalah kompetisi paling penting bagi Bali United tahun ini. Dengan Piala Presiden, kita bisa temui lawan penting untuk kita karena menghadapi lawan kuat seperti Persib dan ketemu suporter di sana. Kita juga melawan kuat Bhayangkara yang memiliki kualitas. Ini bisa menjadi persiapan untuk tim agar Bali United bisa tampil lebih di Piala AFC," bebernya.

Sementara itu, kiper Bali United, Muhammad Ridho Djazulie berkeinginan agar penampilannya jauh lenih baik. Tujuannya agar bisa membuka peluang untuk meraih kemenangan.

"Kita pastinya tidak akan menganggap remeh lawan. Coach juga memberikan terbaik dan kita berikan pada tim untuk bermain lebih baik, kerja lebih keras agar tim bisa mendapatkan hasil maksimal,"

"Di Bhayangkara mungkin semua berbahaya untuk penjaga gawang. Ada stopper Anderson Salles, kita tahu dia adalah pemain yang sangat bagus, mungkin tidak hanya Youssef, tapi juga ada Salles, pemain lokal sepertu Hardianto, dan yang lain punya kualitas sama, kita tidak terpaku satu pemain lawan, tapi pada semua pemain," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)