BolaSkor.com - Barcelona dipaksa berjuang sampai akhir saat mengalahkan Levante pada lanjutan LaLiga 2021-2022. Sang pelatih, Xavi Hernandez melihat sisi positif dari momen ini.

Dalam laga yang berlangsung di Estadio Ciudad de Valencia, Senin (11/4) dini hari WIB, Barcelona mengalahkan Levante dengan skor 3-2. Namun kemenangan Blaugrana baru dipastikan pada masa injury time.

Levante sempat unggul lebih dulu lewat penalti Jose Luis Morales pada menit ke-52. Namun Barcelona mampu bangkit dan membalikkan kedudukan melalui aksi Pierre-Emerick Aubameyang (59') dan Pedri (63').

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Barcelona Menang Dramatis, AC Milan Ompong

Momentum Barcelona Berlanjut, Luuk de Jong Pahlawan Blaugrana

Masa Depan Dembele di Barcelona Kembali Gelap

Namun Levante tak langsung menyerah dan mampu menyamakan kedudukan lagi lewat penalti Gonzalo Melero pada menit ke-83. Skor 2-2 tak kunjung berubah hingga waktu normal terlewat.

Saat laga seperti akan berakhir imbang, Luuk de Jong tampil sebagai pahlawan Barcelona. Sundulan kepalanya memanfaatkan umpan Jordi Alba memastikan kemenangan El Barca.

Xavi menyambut kemenangan ini dengan antusias. Ia menilai mental juara tim asuhannya mulai terpupuk.

"Kami tidak memainkan permainan yang hebat, tetapi kami berkompetisi dengan sangat baik dan kami mendapat tiga poin penting. Ter Stegen dan Luuk de Jong membuat perbedaan hari ini."

“Kami harus meningkatkan permainan kami, tetapi kami bersaing dengan sangat baik. Ini masalah mentalitas pemenang dan percaya sampai akhir.”

Mental juara memang wajib dimiliki Barcelona untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara. Komponen ini seolah sempat menghilang pada masa-masa akhir kepemimpinan Ronald Koeman.

Hal ini membuat Xavi masih percaya diri dalam perburuan gelar LaLiga. Ia belum mau mengibarkan bendera putih meski Real Madrid memimpin klasemen dengan cukup jauh.

"Kami menunjukkan bahwa kami siap untuk bersaing bahkan ketika kami tidak memiliki permainan yang bagus. La Liga sangat sulit karena Madrid tidak kehilangan poin, tetapi kami melanjutkan perburuan gelar ini," tutupnya.