BolaSkor.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman sangat keberatan dengan keputusan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyertakan Pedri ke Olimpiade Tokyo 2020. Namun ia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.

Pedri menjadi satu dari enam alumni Timnas Spanyol di Piala Eropa 2020 yang diboyong ke Jepang. Lima lainnya adalah Unai Simon, Eric Garcia, Pau Torres, Dani Olmo, dan Mikel Oyarzabal.

Koeman merasa memaksa pemain tampil di dua ajang besar pada musim panas bukan keputusan bijak. Mereka terancam dilanda kelelahan yang bisa mengakibatkan cedera.

Baca Juga:

Ronald Koeman Berikan Misi Khusus untuk Gelandang Barcelona

Barcelona Bisa Bekukan Status Coutinho

Situasi Terkini Pertukaran Antoine Griezmann-Saul Niguez

"Pedri telah banyak bermain. Kami harus memberinya istirahat karena semua orang membutuhkannya selama musim panas," kata Koeman dilansir dari Sport.

"Seperti yang dikatakan Pep Guardiola, bermain di dua turnamen penting di musim panas terlalu berlebihan, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa."

Pedri meraih penghargaan pemain muda terbaik di Piala Eropa 2020. Peran pemain berusia 18 tahun itu memang nyaris tak tergantikan di skuat asuhan Luis Enrique.

Peran serupa kemungkinan besar akan kembali diemban Pedri pada Olimpiade mendatang. Kualitasnya diharapkan mampu membawa Tim Matador meraih prestasi tertinggi.

Barcelona pantas khawatir dengan eksploitasi berlebihan terhadap Pedri. Jebolan akademi La Masia tersebut dikhawatirkan akan habis bensin saat melakoni musim 2021-2022 yang akan segera dimulai.

Meski begitu, Koeman mengakui kualitas Pedri memang sangat dibutuhkan Spanyol. Ia hanya bisa berdoa sang pemain pulang dalam kondisi sehat.

"Pedri sangat fenomenal di Piala Eropa 2020. Pada usia 18 tahun dia telah memainkan hampir semua pertandingan lengkap, dengan kedewasaan yang mengesankan," puji Koeman.

"Dia adalah anak yang sangat jujur dan tenang serta hidup untuk sepak bola. Dia adalah contoh bagaimana menjadi seorang pemuda di Barca."