BolaSkor.com - PSSI tengah berupaya menyelesaikan persoalan penggawa naturalisasi Ezra Walian. Pemain yang kini membela Persib Bandung itu masih belum bisa membela Timnas Indonesia.

Persoalan ini mulanya muncul saat Timnas Indonesia tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada 2019. AFC melarang Ezra Walian bermain setelah mendapat memorandum dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Dalam suratnya, KNVB menjelaskan bahwa Ezra Walian pernah bermain bersama Timnas Belanda kelompok umur, salah satunya U-17 di ajang resmi. Status pasca naturalisasi pada 2017 juga belum dianggap ketika membela PSM Makassar di Piala AFC. Ezra dilarang membantu perjuangan Juku Eja.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi menjelaskan bahwa PSSI belakangan sudah menerima dokumen pendukung berupa akte lahir orang tua Ezra Walian. PSSI kemudian menyurati FIFA untuk alih status Ezra Walian.

Baca Juga:

Bert van Marwijk Tetap Turunkan Tim Terbaik Kontra Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Sadar Kualitas Lini Depan UEA

Surat PSSI dibalas FIFA, yang isinya menerima dan akan memproses dokumen yang dikirimkan oleh PSSI.

"Iya, hari Jumat (11/6) ini kami menerima surat dari FIFA yang ditandatangani oleh Head of Players Status FIFA, Erika Montemor Ferreira. Kemudian, PSSI langsung merespon kembali melalui surat yang dikirim ke FIFA dan bersyukur FIFA langsung merespons," kata Yunus Nusi.

Ezra Walian tampaknya tinggal mengubah asosiasi yang menaungi, dari KNVB ke PSSI. Hal ini juga dijelaskan Yunus Nusi.

"Dengan proses ini, PSSI berharap agar Ezra dapat segera bermain lagi bersama Timnas Indonesia. Proses administrasi dan pergantian asosiasi Ezran Walian memang membutuhkan waktu dan tidak mudah. Apalagi dirinya pernah bermain bersama Timnas Belanda di kelompok usia U-15, U-16, dan U-17. PSSI sangat serius melakukan penelusuran berdasarkan aturan terbaru FIFA terkait alih status pemain. Kami memberikan bukti-bukti dokumen pendukung yang dapat memperkuat status Ezra untuk Indonesia. Terakhir kami terima dokumen akte kelahiran bapaknya Ezra," jelasnya Yunus Nusi.

Adapun PSSI dijelaskan juga akan melakukan pengkajian terkait Ezra dan segala kemungkinan-kemungkinan yang berdasar hukum atas hal tersebut.

"Yang jelas PSSI berusaha semaksimal mungkin untuk Ezra, yang mungkin saja banyak dialami beberapa pemain lainnya baik yang berhubungan dengan Indonesia, maupun negara lainnya. Kami berharap Ezra dan keluarga juga mendukung langkah-langkah PSSI dan terus berkomitmen untuk Timnas Indonesia."