BolaSkor.com - Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, mengungkapkan kelebihan utama sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer. Menurut sang pemain, Solskjaer memahami taktik hingga hal-hal detail.

Bruno Fernandes membawa warna baru untuk Manchester United. Aksinya di lapangan tengah membuat permainan The Red Devils menjadi lebih hidup. Sejauh ini, ia telah mendulang tiga gol plus empat assist.

Bruno Fernandes menilai, penampilannya yang tengah menanjak tak lepas dari peran Ole Gunnar Solskjaer. Pemain asal Portugal tersebut semringah karena Solskjaer adalah pelatih yang memperhatikan segala sisi hingga bentuk terkecil.

Baca Juga:

Guardiola Tak Habis Pikir Dengar Keluhan Solskjaer soal Jadwal Jelang Derby Manchester

Rahasia Odion Ighalo Langsung Moncer di Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer

"Sulit karena kami baru bekerja sama satu bulan. Namun, dia selalu memperhatikan detail. Bagi saya, itu penting karena dapat mengubah sepak bola dengan selalu memperhatikan detail," terang Bruno Fernandes seperti dikabarkan Sky Sports.

"Sekarang, setiap pelatih sangat bagus. Mereka mempelajari satu sama lain dan membuat pertandingan menjadi sulit," timpalnya.

"Saat ini ada video yang membuat mayoritas tim mengetahui apa yang akan Anda lakukan, di mana Anda menempatkan bola, dan di mana Anda menekan. Semua itu membuat pertadingan menjadi semakin sulit," imbuh sang gelandang.

"Saya menilai Solskjaer sangat baik dalam hal itu dan merupakan eks pemain sepak bola sehingga mengetahui kapan waktu bicara dengan pemain, kapan berbicara positif, dan kapan mendorong Anda."

Fernandes menilai, pengalaman Solskjaer sebagai pemain membuat sang manajer memiliki kemampuan lebih. Apalagi, Solskjaer merupakan eks penggawa Manchester United - tim yang dilatihnya saat ini.

"Ketika pernah menjadi pemain, Anda bisa lebih memahami hal-hal tersebut, namun terkadang ada pelatih yang tak pernah bermain dan juga memahami hal-hal detail," ujar Bruno Fernandes.

Saat ini, Bruno Fernandes tidak bisa menunjukkan aksinya karena sepak bola Eropa sedang ditangguhkan akibat virus corona. Rencananya, beberapa kompetisi elite Eropa akan kembali bergulir pada awal April.