BolaSkor.com - Di tengah penundaan liga-liga top serta kompetisi Eropa karena wabah virus corona semakin parah, badan-badan terkait yang mengatur ulang jadwal terus berunding memikirkan cara menyelesaikan musim. Salah satunya UEFA.

Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) terus memikirkan cara untuk mengakhiri Liga Europa dan Liga Champions yang saat ini memasuki fase 16 besar Liga Champions. Sejumlah opsi sudah dipikirkan UEFA untuk merampungkan musim 2019-20 - dengan catatan wabah virus corona telah berkurang.

Sebagaimana dirasakan oleh AS, 16 besar akan coba diselesaikan dengan normal karena beberapa laga tinggal menyisakan leg dua. Sementara bagi pertandingan yang belum memainkan leg pertama berpotensi dimainkan dengan sistem satu laga, bukan laga kandang-tandang.

Apabila sudah memasuki fase perempatfinal atau delapan besar maka pertandingan dilangsungkan selama satu laga (90 menit), bukan sistem laga kandang-tandang. Laga akan diselesaikan langsung di satu pertandingan plus babak tambahan dan drama adu penalti.

Baca Juga:

Dampak Virus Corona: UEFA Tunda Semua Laga, Termasuk Liga Champions dan Liga Europa

Virus Corona Menyerang, Masa Depan Sepak Bola Eropa Akan Ditentukan Empat Pihak

Dampak Virus Corona: Klub-Klub Serie A Bisa Kehilangan Total Rp11 Triliun

Trofi Liga Europa

Tempat pertandingan akan berlangsung di stadion netral atau salah satu stadion tim-tim yang bertanding, yang ditentukan dari hasil undian. Ketika sudah mencapai semifinal dan final, UEFA juga sudah menyiapkan satu skenario.

Pertandingan dari semifinal hingga final akan dimainkan selama empat hari beruntun, laga tunggal bukan sistem leg, dan dilangsungkan di tempat yang netral. Kabarnya, Istanbul, Turki, dan Gdansk, Polandia, menjadi dua tempat yang disiapkan untuk perhelatan final.

Hal tersebut dinilai bisa mempercepat waktu pertandingan. Lalu untuk fans akan difokuskan kepada kedua negara tersebut agar mereka tak perlu berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan risiko penularan virus corona.

Semua itu baru sekedar wacana UEFA yang akan kembali mengadakan rapat dan mengajukan proposal tersebut. UEFA akan kembali berbincang dengan anggota-anggota melalui sambungan video.

Selain itu, UEFA juga berharap kerja sama dari FIFA untuk mengundurkan Piala Dunia Antarklub 2021, sebab ada potensi Piala Eropa diundur menjadi 2021.