BolaSkor.com - Bek sayap TIRA-Persikabo, Abduh Lestaluhu menceritakan suasana kampung halamannya di Ternate pada bulan Ramadan di tengah pandemi Virus Corona. Menurut Abduh, kondisi di Ternate tidak jauh berbeda dengan Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

Abduh Lestaluhu menjelaskan kondisi di kampung halamannya masih berjalan secara normal dan belum ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti di daerah lainnya. Namun seluruh kegiatan dibatasi dan hanya boleh sampai pukul 21.00 waktu setempat.

"Disaat pandemi ini kita semua tahu di wilayah Jawa tidak seramai kaya Ramadan sebelumnya. Tapi kalau di Ternate aktivitas warga dari pagi hingga sore hari berjalan normal. Hanya saja waktu malam dibatasi hingga jam 9 malam," kata Abduh saat dihubungi oleh BolaSkor.com.

Baca Juga:

TIRA-Persikabo Berikan Dua Masukan ke PT LIB terkait Kelanjutan Liga 1

Konsumsi Madu Jadi Rutinitas Manahati Lestusen Selama Bulan Ramadan

"Warga tetap berjualan takjil di sepanjang jalan dan antusias warga untuk berburu takjil sangat ramai," tambahnya.

Abduh Lestaluhu juga menjelaskan Ramadan kali ini cukup spesial. Pasalnya mantan pemain Persija Jakarta itu sudah berada di rumah sejak puasa hari pertama. Hal ini tidak ia dapatkan selama beberapa tahun terakhir, karena lebih sering menjalankan puasa bersama tim.

"Alhamdulillah puasa kali sangat bersyukur karena menjalani ibadah puasa bareng keluarga dari hari pertama. Ditambah lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman di sini," ucapnya

Terkait menu berbuka puasa, Abduh memiliki salah satu menu favorit dan biasanya disajikan ketika berbuka puasa. Makanan tersebut adalah Pisang Coe. "Sebenarnya banyak (makanan favorit). Tapi, saya suka sama pisang coe," pungkasnya.