BolaSkor.com - Kritik tajam untuk Filipina sebagai tuan rumah SEA Games 2019 kembali terjadi. Kali ini, kritik tersebut terjadi pada ajang cabang olahraga (cabor) bulu tangkis.

BolaSkor.com yang secara langsung datang ke venue, merasakan bagaimana kritikan ini sangat wajar. Saat itu, BolaSkor.com sedang meliput pertandingan final tim bulu tangkis beregu putri Indonesia menghadapi Thailand.

Jarak venue dari pusat kota Manila mencapai 40 kilometer. Sulitnya akses transportasi umum di venue bulu tangkis yang terletak di distrik Muntinlupa.

Saking susahnya seperti di pedesaan, tim BolaSkor.com harus menunggu selama 40 menit lebih untuk memesan kendaraan taksi online.

Hal serupa juga dirasakan Subid Hubungan Luar Negeri PBSI Bambang Roedyanto.

Baca Juga:

SEA Games 2019: Medali Perak Bulu Tangkis Beregu Putri Indonesia Sesuai Target

SEA Games 2019: Kalah dari Thailand, Indonesia Raih Medali Perak Beregu Putri Bulu Tangkis

SEA Games 2019
Daerah distrik Muntinlupa, tempat venue bulu tangkis berdiri. (BolaSkor.com/Andhika Putra)

"Tidak ada iklan SEA Games-nya, dan kayanya GOR Badminton tidak diperbaiki seperti maunya kita (dan para peserta lain)," tulis Bambang di laman Twitter resminya.

Sebelumnya, kritik tajam juga disampaikan PBSI karena venue bulu tangkis bukan merupakan lapangan untuk menggelar pertandingan badminton.

“Kepastian venue sudah ada. Tapi berdasar informasi yang kami terima, lapangannya belum terlalu siap untuk pertandingan," kata Kepala Bindang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, 26 November lalu.

“Masalahnya sebenarnya itu bukan lapangan bulu tangkis. Semoga bagus, karena kalau sampai tidak rata bisa memengaruhi performa pemain. Selain itu juga berbahaya bagi atlet, bisa bikin rawan cedera," sambungnya.

SEA Games 2019
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat penanganan cedera. (BolaSkor.com/Andhika Putra)

Apa yang ditakutkan PBSI terjadi ketika Gregoria Mariska Tanjung mengalami cedera karena lapangan yang licin. Saat itu, Gregoria Mariska bertanding untuk nomor beregu putri.

"Dia tadi mau ambil bola silang, terus licin lapangannya. Jadi kaki kirinya kena dan jatuh. Kondisi sementara belum tahu separah apa. Tapi saya lihat tadi tangannya gemetaran, berarti memang sakit sekali. Harus dicek lagi," jelas Rionny, pelatih tunggal putri Indonesia soal cedera yang di alami Gregoria.

SEA Games 2019
Tim Bulu Tangkis Putri Indonesi (PBSI)

Alhasil, tim bulu tangkis beregu putri Indonesia hanya puas dengan medali perak. Sedangkan Thailand mendapatkan emas.

Di gim pertama, Gregoria Mariska Tunjung kalah dari Ratchanok Intanon. Lalu di gim kedua, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu mengalahkan Rawinda Prajongjai/Puttita Supajirakul.

Di gim ketiga, Fitriani kalah dari Busanan Ongbamrungphan. Di gim keempat, Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong mampu mengatasi perlawanan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Laporan Langsung BolaSkor.com/Andhika Putra dari Filipina