BolaSkor.com - Chelsea akan memainkan Derby London melawan Tottenham Hotspur di leg satu semifinal Piala Liga Inggris 2021-2022, Kamis (06/01) pukul 02.45 dini hari WIB. Itu akan menjadi reuni Antonio Conte dengan mantan klubnya, Chelsea, sekaligus mantan anak asuhnya di Inter Milan, Romelu Lukaku.

Conte (52 tahun) pernah melatih Chelsea pada periode 2016-2018 dan mempersembahkan titel Premier League serta Piala FA. Selain itu dia juga melatih Lukaku di Inter Milan dan mengoptimalkan kemampuannya hingga berbuah Scudetto.

Tottenham juga ada di periode bagus di bawah arahannya dan belum pernah kalah sejauh ini. Chelsea yang masih angin-anginan bermain akan menghadapi tim yang sedang berada di momentum bagus. Tak ayal itu akan menambah keseruan jelang Derby London.

Baca Juga:

Antonio Conte Tak Mau Panaskan Situasi Romelu Lukaku di Chelsea

Berduel di Semifinal, Conte Anggap Chelsea Lebih Siap Juara

Chelsea dan Tuchel Maafkan Ulah Romelu Lukaku

Menariknya, baik Conte atau Thomas Tuchel juga menggunakan taktik tiga bek di timnya masing-masing dengan pendekatan yang berbeda. Adu taktik kedua pelatih cukup seru untuk dinanti.

Kabar Tim

Tak ada Edouard Mendy di kubu Chelsea karena ia mengikuti Piala Afrika 2021. Selain Mendy, Andreas Christensen, Reece James, Ben Chilwell, Ruben Loftus-Cheek, Trevoh Chalobah juga cedera dan kondisi Timo Werner diragukan tampil. Meski begitu Chelsea punya kedalaman skuad yang bagus.

Dari kubu Tottenham yang sempat diterjang virus corona ada tiga pemain yang akan absen karena cedera, yakni Cristian Romero, Steven Bergwijn, dan Ryan Sessegnon. Selain ketiganya pemain lain siap tampil seperti Harry Kane dan Son Heung-min.

Komentar

Kabar mengenai kembali berlatihnya Lukaku, setelah wawancaranya yang membuat heboh soal sistem bermain Tuchel di Chelsea, menjadi sorotan utama. Tuchel mengakui sang pemain telah meminta maaf dan termotivasi untuk unjuk gigi (bukan kabar baik bagi Tottenham).

Thomas Tuchel

“Kami senang kami meluangkan waktu yang dibutuhkan untuk melihatnya dengan tenang. Dia (Lukaku) meminta maaf dan kembali ke skuad untuk latihan hari ini," terang Tuchel soal Lukaku.

“Bagi saya, hal terpenting adalah memahami bahwa dia tidak melakukan ini dengan sengaja untuk membuat keributan seperti ini di depan pertandingan besar. Dan ini adalah pertama kalinya kami merasakan dia seperti ini, dan ini adalah poin yang sangat penting untuk dipahami."

“Ini tidak sebesar yang diinginkan orang. Itu juga tidak kecil tetapi cukup kecil untuk tetap tenang, menerima permintaan maaf dan bergerak maju."

“Dia sangat menyadari apa yang terjadi dan apa yang dia ciptakan. Dia merasa bertanggung jawab untuk membersihkan kekacauan itu. Mungkin kami masih akan sedikit merasakan dampaknya. Dia bisa mengatasinya."

“Dia tidak bisa mengharapkan semua orang menjadi super bahagia pada hari berikutnya, tetapi kami memiliki banyak alasan untuk membuatnya bermain untuk kami dan meyakinkannya untuk berjuang keras. Kami senang dia adalah pemain kami dan kami akan melindunginya.”

Sedangkan Conte menaruh respek kepada mantan klubnya meski ia pergi dengan cara dipecat dan digantikan kompatriotnya, Maurizio Sarri.

Antonio Conte

"Saya menciptakan hubungan yang baik dengan para pemain, staf, dan orang-orang yang bekerja di Chelsea," kata Conte.

“Kami melakukan pekerjaan yang sangat bagus dan saya pikir dalam posisi saya, saya tidak boleh membuktikan apapun kepada siapa pun. Saya seorang manajer yang memiliki pengalaman dan terus memiliki pengalaman dalam karier saya dan melakukan pekerjaan penting di tim lain."

“Akan menyenangkan bagi saya untuk kembali ke Stamford Bridge karena saya menghabiskan dua musim penting bersama Chelsea dan meninggalkan banyak hubungan baik dengan para pemain yang terus bermain untuk Chelsea. Akan baik bagi saya untuk melihat mereka."

Head to Head

Dalam lima pertemuan terakhir di seluruh kompetisi dan di laga kompetitif, Chelsea unggul dengan tiga kemenangan, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang. Head to head tak menguntungkan Tottenham tapi situasi mereka saat ini telah berbeda.

Tottenham 0-3 Chelsea
Tottenham 0-1 Chelsea
Chelsea 0-0 Tottenham
Tottenham 1-1 Chelsea
Chelsea 2-1 Tottenham

Player to Watch Chelsea: Christian Pulisic

Pemain berusia 23 tahun baru mencetak tiga gol dan memberi dua assists dari 16 laga di seluruh kompetisi, tapi belakangan ini Pulisic menunjukkan performa yang konsisten dan jadi pemain kunci Chelsea. Penetrasi yang kerap dilakukannya bisa jadi ancaman pertahanan Tottenham.

Player to Watch Tottenham: Harry Kane

Perlahan tapi pasti, penampilan Harry Kane (28 tahun) membaik setelah sempat diisukan hengkang. Kane sudah mencetak 11 gol dari 25 laga di seluruh kompetisi dan memberi dua assists. Pertahanan Chelsea akan fokus menjaganya.

Prediksi BolaSkor: Chelsea 50-50 Tottenham