BolaSkor.com - Argentina dan Brasil sering dianggap sebagai dua tim terbaik di Amerika Selatan. Uruguay berhasil menghapus stigma itu pada ajang Copa America 2011.

Copa America merupakan turnamen bergengsi untuk membuktikan tim terbaik di kawasan Amerika Selatan. Brasil dan Argentina merupakan dua tim langganan juara dan tampil di laga final.

Namun pada edisi 2011, kesaktian Argentina dan Brasil seolah hilang tak berbekas. Kedua tim bahkan sudah tersingkir di babak perempat final.

Baca Juga:

Nostalgia - Loyalitas Tak Ternilai Alessandro Del Piero dkk kala Juventus Terganjal Calciopoli

Nostalgia - Mengenang Mineirazo, Ketika Samba Brasil Dipermalukan Panzer Jerman

Nostalgia - Ketika Bill Shankly Putuskan Sudah Saatnya Berhenti Setelah 15 Tahun Besarkan Liverpool

Skuat Brasil di Copa America 2011

Padahal Brasil dan Argentina menurunkan kekuatan terbaiknya di turnamen ini. Khusus Albiceleste, mereka bertindak sebagai tuan rumah.

Tanda-tanda kegagalan kedua negara sudah terlihat sejak fase grup. Argentina dan Brasil sama-sama tampil kurang meyakinkan sehingga hanya meraih satu kemenangan dan dua kali imbang di grupnya masing-masing.

Argentina dan Brasil memang seperti ditakdirkan memiliki nasib yang sama di turnamen ini. Keduanya tersingkir di babak perempat final lewat drama adu penalti.

Brasil yang berstatus juara grup B disingkirkan Paraguay lewat babak tos-tosan setelah bermain tanpa gol selama 120 menit. Ironisnya, tak satu pun dari empat eksekutor penalti Tim Samba mampu melaksanakan tugasnya sehingga takluk 0-2.

Argentina tersingkir di perempat final

Sementara Argentina harus mengakui keunggulan Uruguay lewat cara yang sama setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu berakhir. Mereka akhirnya kalah tipis 4-5 di babak adu penalti.

Tersingkirnya Brasil dan Argentina membuat persaingan untuk merebut gelar juara sangat terbuka. Pada momen inilah Uruguay memanfaatkan peluang secara maksimal.

Status sebagai semifinalis Piala Dunia setahun sebelumnya membuat Uruguay tampil percaya diri di turnamen ini. Luis Suarez dan kawan-kawan akhirnya melenggang mulus ke tangga juara.

Pada semifinal, Uruguay menaklukkan Peru dengan dua gol tanpa balas. Suarez memborong semua gol tersebut.

Sementara di laga final yang berlangsung 24 Juli di Estadio Monumental, Paraguay mereka hajar dengan skor meyakinkan 3-0. Suarez menyumbang satu gol ditambah sepasang gol Diego Forlan.

Paraguay takluk dari Uruguay di laga final Copa America 2011

Uruguay resmi menjadi juara Copa America 2011. Itu merupakan gelar ke-15 mereka di turnamen tersebut.

Jumlah 15 gelar tersebut juga menahbiskan diri Uruguay sebagai yang pengumpul trofi Copa America terbanyak. Mereka melewati Argentina yang mengoleksi 14 gelar.

Hingga saat ini, status Uruguay sebagai kolektor trofi Copa America terbanyak masih belum tergoyahkan. Padahal pada tiga edisi setelahnya, mereka tak mampu melenggang ke final.

Argentina sebenarnya mempunyai peluang untuk menyalip perolehan trofi Uruguay karena sempat dua kali tampil di laga final. Sayang, Lionel Messi dan kawan-kawan selalu takluk dari Chile pada dua kesempatan tersebut.