BolaSkor.com - Arsenal hanya bisa bermain 1-1 saat bertamu ke markas Crystal Palace pada pertandingan lanjutan Premier League 2019-2020, di Selhurst Park, Sabtu (11/1). Pertandingan itu diwarnai dengan kartu merah Pierre-Emerick Aubameyang.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menempatkan tiga gelandang serang di belakang Alexandre Lacazette yang dipasang sebagai ujung tombak. Mesut Ozil kembali masuk dalam tim utama dengan mengambil peran sebagai pengatur serangan.

Baca Juga:

Menyelisik 'Misi Mesut Ozil', Tugas Penting Mikel Arteta di Arsenal

Masih Pelit di Bursa Transfer, Arsenal Dicap Bodoh

Sepenggal Cerita Nicolas Pepe, Bekas Kiper yang Kariernya Nyaris Hancur karena Cokelat

Palace Vs Arsenal

Taktik tersebut berbuah manis. Arsenal membuka keunggulan pada menit ke-12 usai Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol.

Gol tersebut bermula dari pergerakan Lacazette di tengah pertahanan Crystal Palace. Kemudian, ia mengirimkan umpan matang ke Aubameyang yang muncul dari sisi kiri. Dengan tenang, Aubameyang mengirimkan bola ke dalam gawang.

Gol tersebut semakin menegaskan Aubameyang adalah pemain penting untuk The Gunners. Sejak musim lalu, hanya Jamie Vardy (19 gol) yang bisa mencetak gol tandang di Premier League lebih banyak daripada Aubameyang (18 gol).

Setelah gol tersebut, Crystal Palace meningkatkan serangan. Berulang kali Wilfried Zaha dan Jordan Ayew berusaha menembus pertahanan tim tamu.

Palace mendapatkan peluang emas menyamakan kedudukan empat menit jelang turun minum. Kans bermula dari Cheikhou Kouyate yang melepaskan tendangan ke sisi kiri gawang Arsenal. Bola sempat dihentikan oleh Bern Leno.

Namun, aksi sang kiper tidak berlangsung sempurna. Beruntung, Leno bisa mengamankan bola liar sebelum pemain Palace menyambar. Walhasil, babak pertama ditutup dengan keunggulan Arsenal 0-1.

Arsenal lengah pada awal babak kedua atau lebih tepatnya menit ke-54. Crystal Palace menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah Ayew menyelesaikan umpan Kouyate menjadi gol.

Arsenal merespons gol tersebut dengan menciptakan peluang mendulang gol pada menit ke-61. Namun, sundulan David Luiz masih berada diatas mistar gawang Vicente Guaita.

Petaka bagi Arsenal terjadi pada menit ke-67. Aubameyang melakukan tekel keras kepada Max Meyer. Wasit memberikan hukuman kartu kuning kepada sang striker. Namun, setelah menggunakan VAR, keputusan berubah menjadi kartu merah.

Kini, Aubameyang menjadi pemain ketiga Arsenal yang mencetak gol dan mendapatkan kartu merah dalam satu pertandingan Premier League. Pemain terakhir yang melakukan aksi tersebut adalah Mikel Arteta pada laga melawan Palace, di Selhurst Park, Oktober 2013.

Unggul jumlah pemain membuat Palace semakin gencar memburu kemenangan. The Eagles sempat membuat pertahanan Arsenal kelimpungan saat Jairo Riedewald melepaskan tembakan melalui kaki kiri, namun gol yang diharapkan belum tercipta.

Pada akhirnya, tidak ada lagi gol yang tercipta. Kedua tim harus puas dengan skor 1-1. Arsenal menduduki peringkat ke-10, sedangkan Palace satu tempat lebih baik.

Susunan pemain:

Crystal Palace (4-3-3): Vicente Guaita; Martin Kelly, James Tomkins, Gary Cahill, Jairo Riedewald; James McCarthy, Cheikhou Kouyate, James McArthur; Wilfried Zaha, Max Meyer (Cenk Tosun 68'), Jordan Ayew

Manajer: Roy Hodgson

Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Ainsley Maitland-Niles, Sokratis Papastathopoulos, David Luiz, Sead Kolasinac; Lucas Torreira (Matteo Guendouzi 46'), Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Mesut Ozil (Gabriel Martinelli 70'), Pierre-Emerick Aubameyang; Alexandre Lacazette (Reiss Nelson 90')

Manajer: Mikel Arteta